portal kabar – Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron terancam digulingkan. Aliansi Masyarakat Peduli Golkar Kabupaten Bekasi akan menggelar aksi di Kantor DPP Partai Golkar Jakarta, Rabu (26/11/2025), menuntut pemberhentiannya.
Aliansi menilai kepemimpinan Ade gagal dan melanggar prinsip organisasi. Ade juga dituding abai terhadap isu tunjangan perumahan yang melibatkan anggota dewan Golkar yang kini masih menjabat.
Sebelumnya, organisasi kepemudaan Mahamuda telah mengkritik keras kepemimpinan Ade. Kini tekanan semakin besar dengan bergabungnya aliansi peduli partai yang membawa isu langsung ke tingkat pusat.
Pilihan aksi di DPP Jakarta menunjukkan eskalasi serius, sinyal bahwa konflik internal Golkar Bekasi tidak bisa lagi diselesaikan di tingkat daerah.
Saat dikonfirmasi Portal Kabar, Sabtu (22/11/2025), Ade Syukron terlihat tenang. “Insya Allah internal tidak ada apa-apa, ada yang tidak nyaman dengan kebijakan saya,” ujarnya singkat.
Sementara itu, pengamat isu masyarakat, Dito, menilai ini bukan soal kepemimpinan, melainkan ada kepentingan lain. “Yang terjadi dalam tubuh Partai Golkar Kabupaten Bekasi ini sarat kepentingan politik,” ungkapnya.
Dito mengingatkan konflik bermula dari Pileg yang ricuh berujung demo ke kantor partainya sendiri, Cakada yang dianggap tidak mampu memuaskan aspirasi kader, hingga narasi negatif yang kini melekat pada Golkar Kabupaten Bekasi. “Ini seharusnya bisa diselesaikan dengan melepas ego masing-masing dan merujuk pada kepentingan partai secara utuh,” tegasnya.
Aksi Rabu depan menjadi ujian bagi DPP Golkar. Diam atau turun tangan? Keputusan pusat akan menentukan nasib Ade Syukron dan masa depan Golkar di salah satu basis penting di Jawa Barat.
Bagi Ade, ini soal bertahan atau lengser. Bagi Partai Golkar Bekasi, ini soal kredibilitas jelang kontestasi politik mendatang.
bram ananthaku
