KPK Bidik Lingkaran Partai Bupati Bekasi: Uang Suap Diduga Mengalir untuk Tutup Modal Kampanye

portal kabar – KPK mulai membidik lingkaran kepartaian Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara. Dugaan aliran uang dari kasus suap proyek ini akan ditelusuri hingga ke lingkungan politik sang bupati.

“Terkait dengan lingkungan kepartaian, nanti pula itu masih akan terus kami dalami apakah ada kaitannya atau tidak,” tegas Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (27/1/2026).

Budi mengungkap pola yang kerap ditemukan KPK, uang haram mengalir ke kepartaian untuk menutup modal kampanye sang kepala daerah.

“Ada dugaan hasil uang dana-dana korupsi untuk menutup modal awal saat kontestasi,” ujarnya.

Tidak berhenti di situ. Kepala daerah juga mengarahkan proyek-proyek ke vendor dari lingkaran politiknya sebagai timbal balik untuk para pendukung saat pilkada.

Portal Kabar  Tito Karnavian: Mendorong Bupati untuk Maksimalkan PAD Melalui BUMD

“Pihak-pihak yang dimenangkan untuk menjadi vendor adalah di lingkaran politiknya atau yang mendukung pada saat kontestasi politik. Nah, itu kan juga terjadi untuk wilayah-wilayah lainnya,” ungkap Budi.

Meski membidik lingkaran partai, Budi menegaskan KPK tak berbasis pada latar belakang politik dalam menetapkan tersangka.

“Penetapan seseorang sebagai tersangka berdasarkan perbuatan melawan hukum yang dilakukannya, tidak berdasarkan latar belakang politiknya,” tegasnya.

KPK telah mencecar tiga elite dari partai pendukung Ade Kuswara, semuanya dari PDIP:

Nyumarno (Anggota DPRD Bekasi)

  • Diperiksa 12 Januari
  • Terima Rp600 juta dari tersangka Sarjan
  • Sebelumnya bantah keras ada aliran uang

Ono Surono (Ketua DPD PDIP Jabar)

  • Diperiksa 15 Januari
  • Diduga terima uang dari tersangka Sarjan
  • Nominal masih dirahasiakan KPK
Portal Kabar  Revolusi Pengelolaan Sampah: Menteri LH Menyatakan Perang Terhadap Sampah Impor

Jejen Sayuti (Mantan Anggota DPRD Bekasi)

  • Diperiksa hari ini, Selasa (27/1)
  • Didalami dugaan terima uang dari Bupati Ade dan Sarjan
  • “Diduga ada uang yang mengalir dari tersangka SRJ,” ungkap Budi

Kasus bermula dari praktik ijon Bupati Ade dan ayahnya HM Kunang menerima Rp9,5 miliar dari pengusaha Sarjan untuk proyek 2026 yang bahkan belum ada anggarannya. Uang diserahkan empat kali lewat perantara.


pram

Berita Lainnya

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

Kapolda NTT mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Direktur Reserse Narkoba Polda NTT Kombes ATB menyusul dugaan penyalahgunaan kewenangan dan pemerasan terhadap dua tersangka. Enam penyidik pembantu ikut dinonaktifkan; pemeriksaan intensif…

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan di bulan Ramadan 1447 H, kali ini menyasar Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman beserta 26 orang lainnya. Ini menjadi OTT kesembilan KPK sepanjang 2026…

Kabarkan Peristiwa

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

Pekan Keselamatan Pasien, Kadinkes Bekasi dr. Arif Kurnia Ajak Semua Pihak Bangun Budaya Aman dalam Layanan Kesehatan

Pekan Keselamatan Pasien, Kadinkes Bekasi dr. Arif Kurnia Ajak Semua Pihak Bangun Budaya Aman dalam Layanan Kesehatan

Empat Perampok Beraksi Dini Hari di SPBU Babelan, Sekap 5 Karyawan dan Bawa Kabur Brankas Rp130 Juta

Empat Perampok Beraksi Dini Hari di SPBU Babelan, Sekap 5 Karyawan dan Bawa Kabur Brankas Rp130 Juta

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Kementan, Kerugian Negara Rp5,94 Miliar

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Kementan, Kerugian Negara Rp5,94 Miliar

Buka Ruang Dialektika, H. Zaenal Ajak Tokoh Masyarakat Bersinergi Jaga Kondusifitas Bekasi

Buka Ruang Dialektika, H. Zaenal Ajak Tokoh Masyarakat Bersinergi Jaga Kondusifitas Bekasi