Pengamat Kebijakan Publik: Normalisasi Air Harus Tumbuh dari Kesadaran Desa, Bukan Cuma Tunggu Pemerintah
portal kabar – Pengamat Kebijakan Publik, Gunawan, mendukung pernyataan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Akhmad Marjuki terkait kekeringan yang melanda Kabupaten Bekasi selama tujuh bulan terakhir.
Menurut Gunawan, tugas besar menormalisasi air harus tumbuh dari kesadaran masing-masing desa, bukan semata menunggu uluran tangan pemerintah daerah maupun provinsi.
Pengamat Kebijakan Publik ini mencontohkan pengelolaan aliran air di desanya, Desa Cipayung, yang menurutnya bisa dijadikan rujukan tentang pentingnya pembenahan irigasi yang tepat.
Ia menilai, jika setiap desa memiliki kesadaran serupa dalam menjaga dan merawat saluran irigasi, persoalan kekeringan yang kerap berulang di Kabupaten Bekasi dapat diminimalisir tanpa harus selalu bergantung pada intervensi pemerintah.
Dukungan Gunawan ini melengkapi pernyataan sebelumnya dari H. Akhmad Marjuki, yang menyebut kekeringan di Kabupaten Bekasi tidak serta-merta disebabkan faktor cuaca, melainkan juga akibat normalisasi irigasi yang tersendat dan minimnya kesadaran di tingkat desa dalam menjaga infrastruktur air yang sudah ada.
Kedua pihak sama-sama menekankan pentingnya kemandirian desa dalam merawat sistem irigasi, mengingat Kabupaten Bekasi sejatinya telah memiliki sarana dan prasarana rekayasa air yang memadai.
bram ananthaku


