Infrastruktur Air Terbaik Tapi Bekasi Kekeringan 7 Bulan, H. Akhmad Marjuki: Ini Bukan Soal Cuaca

Infrastruktur Air Terbaik Tapi Bekasi Kekeringan 7 Bulan, H. Akhmad Marjuki: Ini Bukan Soal Cuaca

portal kabar – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, H. Akhmad Marjuki, menyoroti kekeringan yang telah melanda Kabupaten Bekasi selama tujuh bulan terakhir.

Menurutnya, setelah ditelusuri, kondisi ini tidak serta-merta disebabkan oleh faktor cuaca semata.

“Kekeringan itu setelah kita teliti tidak serta-merta akibat cuaca. Ada faktor lain yang menyebabkan kekeringan itu,” ungkap H. Marjuki.

H. Marjuki menjelaskan, faktor lain yang dimaksud adalah irigasi yang tidak sampai ke sawah serta proses normalisasi saluran air yang tersendat akibat adanya hambatan.

“Karena irigasi tidak sampai ke sawah, atau normalisasi yang tersendat di situ. Ada hambatan yang menyebabkan normalisasi itu agak terkendala,” jelasnya.

Portal Kabar  Bupati Bekasi Minta Maaf Usai Diperiksa KPK, Ijon Proyek Rp9,5 Miliar

Ia menekankan pentingnya mengembalikan kesadaran dasar para kepala desa untuk menjaga ketersediaan air, mengingat Kabupaten Bekasi memiliki sistem rekayasa air yang terbaik.

“Kabupaten Bekasi kan mempunyai rekayasa air terbaik. Sarana dan prasarananya, infrastrukturnya kan sudah ada, tinggal menjaga, tinggal menormalisasi saja,” ujar H. Marjuki.

Menurutnya, para kepala desa perlu proaktif dan tidak selalu menunggu bantuan dari pemerintah.

“Ini butuh kesadaran dari para kepala desa, jangan menunggu dari pemerintah terus,” tegasnya.

Pernyataan ini disampaikan menjelang pelantikan kepala desa baru hasil Pilkades. H. Marjuki berharap para kepala desa terpilih dapat langsung menjalankan fungsinya, termasuk dalam hal menjaga infrastruktur air.

“Jangan sampai kepala desa itu tidak tahu harus berbuat apa,” imbuhnya.

Portal Kabar  4 Mei, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Masuk Ruang Sidang

Sebagai Anggota Komisi IV yang membidangi infrastruktur dan sumber daya air di tingkat provinsi, H. Marjuki menghimbau kepala desa untuk mampu melakukan kegiatan mandiri dengan memperbaiki atau melanjutkan infrastruktur yang ada, sehingga normalisasi air dapat berjalan dan Kabupaten Bekasi tidak lagi mengalami kekeringan berkepanjangan.


bram ananthaku