KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Bekasi, Komisaris PT Taracon Diperiksa sebagai Saksi

portal kabar – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Komisaris PT Taracon Pratama Indonesia, M. Reza Reynaldi, sebagai saksi dalam kasus dugaan suap ijon proyek Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (6/4/2026). Pemeriksaan difokuskan pada dugaan pemberian sejumlah uang kepada Bupati Bekasi non-aktif Ade Kuswara Kunang.

“Saksi hadir, dan didalami terkait adanya dugaan pemberian sejumlah uang kepada Bupati,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (7/4/2026).

KPK sebelumnya telah menetapkan tiga tersangka dalam perkara ini pada 21 Desember 2025, yakni Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, ayahnya HM Kunang, dan pengusaha Sarjan selaku pihak swasta penyedia paket proyek.

Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan, kasus bermula dari komunikasi antara Ade Kuswara dan Sarjan yang berujung pada praktik ijon proyek di mana Bupati Ade secara rutin meminta jatah proyek kepada Sarjan melalui perantara HM Kunang dalam kurun satu tahun terakhir.

Portal Kabar  Pemkab Bekasi Siapkan Inovasi Digital untuk Tingkatkan Daya Beli Masyarakat: Baca Selengkapnya!

“Total ijon yang diberikan Sarjan kepada Bupati Ade bersama-sama HM Kunang mencapai Rp9,5 miliar, dilakukan dalam empat kali penyerahan melalui para perantara,” ungkap Asep.

Selain aliran dana dari Sarjan, sepanjang 2025 Bupati Ade juga diduga menerima uang dari sejumlah pihak lain senilai Rp4,7 miliar. Dengan demikian, total penerimaan yang diduga mengalir ke Bupati Bekasi mencapai Rp14,2 miliar.

Atas perbuatannya, Bupati Ade dan HM Kunang disangkakan Pasal 12a atau Pasal 11 dan Pasal 12B UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, dengan ancaman pidana penjara hingga 20 tahun. Sementara Sarjan sebagai pihak pemberi dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 UU Tipikor.

Portal Kabar  Kabar Baik! Pekerja di Bekasi Dapat Libur untuk Suara di Pilkada 2024

Proses penyidikan KPK terus berkembang dengan pemeriksaan sejumlah saksi baru, termasuk dari kalangan swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan aliran dana dalam perkara ini.


pram

Berita Lainnya

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

portal kabar – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal insiden matinya CCTV saat penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. KPK menegaskan hal tersebut merupakan sesuatu…

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan

portal kabar – Perubahan kepemimpinan Partai Golkar Jawa Barat dinilai akan membawa dampak signifikan hingga ke tingkat kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Bekasi. Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Hanas memberikan pandangannya…

Kabarkan Peristiwa

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan

KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Bekasi, Komisaris PT Taracon Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Bekasi, Komisaris PT Taracon Diperiksa sebagai Saksi

Dialog Pemkab Bekasi dan Mahasiswa Cipayung Plus Dinilai Langkah Maju Menuju Good Governance

Dialog Pemkab Bekasi dan Mahasiswa Cipayung Plus Dinilai Langkah Maju Menuju Good Governance

Musda Golkar Jabar Usai, Sorotan Beralih ke Kabupaten Bekasi, H. Marjuki Disebut Sosok Terkuat

Musda Golkar Jabar Usai, Sorotan Beralih ke Kabupaten Bekasi, H. Marjuki Disebut Sosok Terkuat

Sopir Diduga Nyabu di Tol, Truk Bermuatan Beras Terperosok Parit di Depan Gedung Juang

Sopir Diduga Nyabu di Tol, Truk Bermuatan Beras Terperosok Parit di Depan Gedung Juang