portal kabar – Forum Keluarga Besar Tim 11 Balai Warga RW.011 Perumahan Telaga Harapan menghadap Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, Minggu (5/1/2025), untuk menyampaikan keberatan atas rencana pembangunan underpass di wilayah mereka.
Warga yang mewakili hampir 7.000 jiwa penghuni Perumahan Telaga Harapan, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, menyatakan keberatan terhadap rencana yang dinilai tidak melibatkan masyarakat terdampak.
Wakil Ketua Tim 11, Fauzi, menjelaskan bahwa isu pembangunan underpass mulai muncul sekitar lima tahun terakhir tanpa diketahui warga. Perumahan Telaga Harapan yang telah berdiri hampir 20 tahun dengan tata kelola lingkungan yang baik, kondusif, dan damai, kini terancam kericuhan akibat rencana tersebut.
“Masyarakat Perumahan Telaga Harapan bukan ingin menghalangi pembangunan jembatan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi, tetapi bukan di wilayah Perumahan Telaga Harapan, apalagi tanpa melibatkan masyarakat di sini,” ujar Fauzi.
Menurutnya, pembangunan seharusnya sesuai rencana awal yaitu di wilayah Selang, Desa Wanajaya, bukan di Telaga Harapan.
Dalam audiensinya, warga menyoroti campur tangan pihak luar yang mengatasnamakan kepentingan masyarakat banyak, padahal dinilai lebih mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok.
Warga juga menuding adanya manuver “oknum” anggota dewan yang secara masif melakukan pergerakan melalui jabatan struktural Ketua RT dan RW serta segelintir warga dengan cara memprovokasi.
“Hal ini berdampak terjadinya kericuhan dan bahkan perpecahan di internal warga Perumahan Telaga Harapan yang berpotensi menimbulkan kerusuhan makin meluas dan melibatkan masyarakat umum,” kata Fauzi.
Warga juga menyayangkan keberadaan pihak yang melibatkan media online dengan pemberitaan tidak berimbang dan sepihak yang merugikan warga Telaga Harapan.
Fauzi menyampaikan bahwa Plt. Bupati Bekasi menerima aspirasi warga dan memberi input positif. dr. Asep meminta pihak yang menginginkan pembangunan untuk melibatkan masyarakat terdampak di wilayah Perumahan Telaga Harapan.
“Ijin lingkungannya harus ada dulu,” kata Fauzi menirukan ucapan Plt. Bupati Bekasi.
Saat dikonfirmasi, Plt. Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja menyatakan audiensi tersebut merupakan bentuk penyampaian keberatan masyarakat yang harus ditampung.
“Ini adalah bentuk audiensi masyarakat yang ingin menyampaikan keberatannya. Nanti kita akan telusuri dahulu persoalannya dan saya berharap semua akan berpihak ke masyarakat dan kebaikan bersama secara objektif,” ujar dr. Asep.
bram ananthaku
