IKAMA Dorong Bupati Bekasi Berempati pada Korban Revitalisasi Jarakosta
portal kabar – Sekretaris Jenderal Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), H. Syamsul Arifin, menegaskan agar Pemerintah Kabupaten Bekasi memperhatikan nasib warga yang terdampak program revitalisasi di kawasan Jalan Jarakosta, Cikarang Barat. Menurutnya, penataan kawasan harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap warga yang kehilangan tempat usaha maupun tempat tinggal.
H. Syamsul menyampaikan bahwa IKAMA saat ini mengadvokasi para korban penggusuran di kawasan tersebut. Ia meminta Pemkab Bekasi, khususnya Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, berempati kepada warga yang telah membongkar sendiri bangunannya. Langkah itu dinilai sebagai wujud kesadaran warga untuk mendukung program pemerintah daerah, meski harus menanggung dampak yang tidak kecil.
“Di sini peran pemerintah juga harus paham. Kita akan terus dorong bupati agar membantu para korban tersebut,” ujar H. Syamsul.
Sikap ini bukan yang pertama. Sebelumnya, IKAMA menyatakan dukungan terhadap program penertiban bangunan liar dan revitalisasi lingkungan di Jalan Jarakosta, kawasan yang selama ini dikenal sulit ditata.
Dalam kesempatan sebelumnya, H. Syamsul juga menyatakan IKAMA bertanggung jawab dan peduli terhadap pembangunan Kabupaten Bekasi agar menjadi wilayah yang dibutuhkan pemerintah daerah demi kepentingan masyarakat. Ia menegaskan, segala kebutuhan warga yang tergusur akan turut dibantu oleh IKAMA.
Dengan demikian, dukungan IKAMA terhadap revitalisasi kini disertai dorongan agar pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penataan fisik kawasan, tetapi juga memberi perhatian pada dampak sosial yang dirasakan warga. IKAMA berharap ada langkah konkret dari Pemkab Bekasi bagi warga terdampak.
bram ananthaku


