Budiarta Menyoroti Kesehatan Manajemen Partai Golkar di Bekasi

portal kabar – Isu saling lapor di antara kader Partai Golkar Kabupaten Bekasi yang saat ini terjadi mengundang perhatian luas, terutama dari mantan pengurus partai, Budiarta. Menurutnya, fenomena ini mencerminkan adanya penyakit dalam tubuh partai yang seharusnya menjadi motor penggerak pembangunan di daerah.

Budiarta dengan tegas menyampaikan bahwa konflik internal yang sedang berlangsung menunjukkan suatu tanda ketidak-sehatan dalam manajemen partai. Dia mencatat bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah dalam demokrasi, yang perlu diperhatikan adalah bagaimana manajemen partai berfungsi dalam mengelola perbedaan tersebut. “Kader Golkar di kabupaten Bekasi bukanlah orang-orang yang tidak peduli, masing-masing memiliki aspirasi dan cara mereka sendiri untuk mengangkat partai,โ€ tambahnya.

Portal Kabar  Kelompok Pencuri Motor Berkedok, Polrestro Bekasi: Ngaku Penagih Hutang

Dia menekankan bahwa manajemen partai perlu diperbaiki agar bisa menciptakan suasana yang lebih inklusif dan tidak terfragmentasi menjadi kelompok-kelompok. Ini penting agar semua suara dalam partai dapat didengar dan dipahami. Jika konflik dan ketidakpuasan terus dibiarkan, ada risiko nyata bagi keberlangsungan partai di masa depan. “Jika masalah internal ini tidak segera diatasi, jangan heran bila dalam waktu lima tahun ke depan, Golkar di Kabupaten Bekasi menjadi semakin tidak diperhitungkan,” ungkap Budiarta dengan nada serius.

Budiarta juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik di dalam partai. Menciptakan saluran komunikasi yang efektif, agar bisa membantu mencegah terjadinya keping yang terpisah dan mengurangi ketegangan di antara kader. Inisiatif untuk membangun tim manajerial yang lebih responsif dan terbuka terhadap masukan kader menjadi salah satu langkah awal yang bisa diambil.

Portal Kabar  Citra Positif Calon Pemimpin: Strategi H Akhmad Marjuki untuk Menarik Suara Pemilih

Krisis dalam tubuh partai ini bukan hanya tantangan, tetapi juga kesempatan bagi Golkar untuk mereformasi diri menjadi lebih baik dan lebih tahan terhadap pengaruh eksternal. “Dengan mengamati dan merespons aspirasi kader, diharapkan Golkar dapat kembali menjadi partai yang solid dan berpengaruh di Kabupaten Bekasi,” tutupnya.

bram ananthaku

Berita Lainnya

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

portal kabar –…

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

Rebutan Kursi Ketua Golkar Bekasi: Antara Ambisi, Loyalitas, dan Kalkulasi Politik

Rebutan Kursi Ketua Golkar Bekasi: Antara Ambisi, Loyalitas, dan Kalkulasi Politik

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu dan 15 Orang Lainnya Diamankan

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu dan 15 Orang Lainnya Diamankan

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan

Nama Plt Bupati Bekasi Terseret Bursa Ketua Golkar, dr. Asep Surya Atmaja Tegas Menampik

Nama Plt Bupati Bekasi Terseret Bursa Ketua Golkar, dr. Asep Surya Atmaja Tegas Menampik

Saksi Kasus Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Diduga Dibakar

Saksi Kasus Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Diduga Dibakar

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono