Dua Kadernya di OTT: PDIP Minta KPK Tak Tebang Pilih dan Jadi Alat Politik

portal kabar – PDIP meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berlaku adil, tidak tebang pilih, dan tidak menjadi alat politik dalam menangani perkara korupsi. Pernyataan ini disampaikan menyusul dua kadernya terjaring OTT sejak November 2025.

“Partai berharap KPK sebagai lembaga penegak hukum berlaku adil, tidak tebang pilih dan tidak menjadi alat politik,” kata Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi DPP PDIP Andreas Hugo Pareira, Sabtu (20/12/2025).

Dua Kader PDIP Terjerat KPK

  • November 2025: Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ditangkap terkait dugaan suap pengurusan jabatan, proyek RSUD dr. Harjono, dan gratifikasi
  • Desember 2025: Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek di Pemkab Bekasi (20/12)
Portal Kabar  Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Kementan, Kerugian Negara Rp5,94 Miliar

Andreas mengatakan PDIP menaruh perhatian serius pada konsistensi penegakan hukum KPK, terlebih di tengah persepsi publik mengenai sejumlah kasus besar yang dinilai tidak ditindaklanjuti.

Meski demikian, PDIP tetap menghormati proses hukum yang berjalan terhadap kader mereka.

“Ketua Umum Megawati Soekarnoputri maupun jajaran pimpinan partai telah berulang kali mengingatkan seluruh kader agar tidak melakukan tindakan koruptif. Partai tidak pernah mengajarkan kadernya untuk korupsi,” ujar Andreas.

Ia menegaskan kader yang terjerat korupsi merupakan tanggung jawab individu. Namun, PDIP dapat memberikan pendampingan hukum melalui Badan Partai yang membidangi hukum jika diminta kader bersangkutan.

Andreas menegaskan PDIP akan terus melakukan pembinaan internal untuk mencegah praktik korupsi di kalangan kader. “Partai tidak akan menyerah untuk tetap mendidik kader-kadernya agar tidak melakukan tindakan koruptif,” katanya.

Portal Kabar  Tes Urine Negatif, Tapi Kecelakaan ASN Kemenhan Jadi Sorotan Publik

pram

Berita Lainnya

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

portal kabar –…

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan

Nama Plt Bupati Bekasi Terseret Bursa Ketua Golkar, dr. Asep Surya Atmaja Tegas Menampik

Nama Plt Bupati Bekasi Terseret Bursa Ketua Golkar, dr. Asep Surya Atmaja Tegas Menampik

Saksi Kasus Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Diduga Dibakar

Saksi Kasus Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Diduga Dibakar

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan

KPK Periksa Istri Ono Surono, Kasus Ijon Proyek Bekasi Kian Meluas

KPK Periksa Istri Ono Surono, Kasus Ijon Proyek Bekasi Kian Meluas

KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Bekasi, Komisaris PT Taracon Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Bekasi, Komisaris PT Taracon Diperiksa sebagai Saksi

Dialog Pemkab Bekasi dan Mahasiswa Cipayung Plus Dinilai Langkah Maju Menuju Good Governance

Dialog Pemkab Bekasi dan Mahasiswa Cipayung Plus Dinilai Langkah Maju Menuju Good Governance