Dugaan MOU Tanpa Koordinasi: Tirta Bhagasasi dan KITIC Disebut Lakukan Perjanjian Diam-Diam

portal kabar – Pemerintah Kabupaten Bekasi mendapat sorotan terkait dugaan perjanjian kerja sama (MOU) antara Perumda Tirta Bhagasasi dengan Kawasan Industri Terpadu Indonesia China (KITIC) yang diduga dilakukan tanpa koordinasi dengan Bupati. Tokoh Pergerakan Kabupaten Bekasi H. Oding menilai kejadian ini menunjukkan perlunya pembenahan sistem tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

H. Oding mengungkapkan adanya informasi mengenai kerja sama penyediaan air bersih sebesar 2.500 meter kubik per hari antara Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi Hasan, dengan KITIC yang berlokasi di area GIIC-Kota Deltamas, Cikarang Pusat.

“Kira-kira tahu tidak kuasa pemilik modal dalam hal ini Bupati Bekasi atas MOU tersebut?” tanya H. Oding saat dihubungi portal kabar, Rabu (19/2/2026).

Portal Kabar  Ribut Hingga Tewas, Polisi: Pelaku Ditangkap

Reza Lutfi Hasan diketahui juga menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi.

H. Oding menyoroti bahwa Perumda Tirta Bhagasasi sebagai perusahaan daerah telah beberapa kali menjadi perhatian publik terkait dengan manajemen dan pengambilan keputusan.

“Ini perkara perusahaan daerah milik Kabupaten Bekasi yang terlalu sering menjadi sorotan terkait para petingginya yang bermasalah. Nah, ini ditambah lagi oleh aksi terselubung yang dilakukan oleh Reza selaku direktur utamanya dan diduga dari banyaknya kebijakannya yang diambil tanpa ada koordinasi dan izin dari Bupati,” ungkapnya.

H. Oding menegaskan jika dugaan ini terbukti benar, maka diperlukan tindakan tegas dari pimpinan daerah untuk memastikan tata kelola BUMD berjalan sesuai aturan.

Portal Kabar  Melihat Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Keluarga Noel Siap Ajukan Permohonan Serupa

“dr Asep sebagai Plt Bupati Bekasi jangan melempem dan hanya sibuk melakukan pencitraan semata. Masyarakat Kabupaten Bekasi wajib jadi prioritas kesejahteraan, jangan usaha milik daerah dijadikan bancaan jual beli demi mengisi kantong pribadi, atau jangan-jangan Bupati tahu tapi berlagak gak tahu?,” tegasnya.

Ketika dikonfirmasi portal kabar melalui telepon, Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menyatakan tidak mengetahui dan tidak menerima laporan terkait MOU yang dimaksud.

Pernyataan Plt Bupati ini menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme koordinasi dan pelaporan antara direksi BUMD dengan pemerintah daerah selaku pemilik modal.


bram ananthaku

Berita Lainnya

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

portal kabar – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal insiden matinya CCTV saat penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. KPK menegaskan hal tersebut merupakan sesuatu…

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan

portal kabar – Perubahan kepemimpinan Partai Golkar Jawa Barat dinilai akan membawa dampak signifikan hingga ke tingkat kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Bekasi. Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Ade Syukron Hanas memberikan pandangannya…

Kabarkan Peristiwa

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan

KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Bekasi, Komisaris PT Taracon Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Bekasi, Komisaris PT Taracon Diperiksa sebagai Saksi

Dialog Pemkab Bekasi dan Mahasiswa Cipayung Plus Dinilai Langkah Maju Menuju Good Governance

Dialog Pemkab Bekasi dan Mahasiswa Cipayung Plus Dinilai Langkah Maju Menuju Good Governance

Musda Golkar Jabar Usai, Sorotan Beralih ke Kabupaten Bekasi, H. Marjuki Disebut Sosok Terkuat

Musda Golkar Jabar Usai, Sorotan Beralih ke Kabupaten Bekasi, H. Marjuki Disebut Sosok Terkuat

Sopir Diduga Nyabu di Tol, Truk Bermuatan Beras Terperosok Parit di Depan Gedung Juang

Sopir Diduga Nyabu di Tol, Truk Bermuatan Beras Terperosok Parit di Depan Gedung Juang