Klarifikasi Penting: Mantan Ketua DPRD DKI Jakarta Hadapi Pemanggilan Kedua oleh Tipikor

portal kabar – Mantan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, telah dipanggil untuk kedua kalinya oleh Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Mabes Polri. Pemanggilan yang berlangsung pada hari ini berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang melibatkan pengadaan lahan di Cengkareng, Jakarta Barat.

Irjen Cahyono Wibowo selaku Kakortas Tipikor menjelaskan pentingnya klarifikasi terhadap Prasetyo, setelah sebelumnya ia tidak hadir pada panggilan pertama pada 10 Februari 2025. “Kami meminta konfirmasi kehadirannya sebagai saksi. Ini merupakan langkah penting untuk mengklarifikasi informasi terkait proses pengadaan lahan tersebut,” ungkap Cahyono di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Kasus ini muncul setelah adanya indikasi bahwa Prasetyo disebut oleh salah satu saksi dalam penyelidikan perkara ini. Dengan beratnya tuduhan dan keterlibatan sejumlah pihak, proses penyidikan dijadwalkan berlangsung intensif.

Portal Kabar  Dinamika Internal Golkar: Langkah Zulfikar untuk Memperkuat Partai

Dalam konteks yang lebih luas, kasus ini juga mengedarkan berita terbaru mengenai penyitaan aset terkait dugaan korupsi lainnya. Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri baru-baru ini mengumumkan penyitaan aset senilai Rp700 miliar yang terkait dengan pengadaan lahan untuk rumah susun di Cengkareng. Kerugian keuangan negara diperkirakan mencapai Rp650 miliar. Meskipun demikian, pihak kepolisian berhasil memulihkan aset yang nilainya melebihi estimasi kerugian tersebut.

“Upaya penyitaan ini dimaksudkan untuk mengembalikan kerugian negara akibat tindakan korupsi,” tambah Brigjen Pol Cahyono Wibowo. Aset yang disita berhubungan dengan dua tersangka, yaitu mantan Kepala Bidang Pembangunan Perumahan dan Permukiman Dinas Perumahan dan Gedung Provinsi DKI Jakarta, Sukmana, serta Rudy Hartono Iskandar dari pihak swasta. Penyelidikan mengungkap dugaan korupsi yang melibatkan sistem korporasi yang kuat.

Portal Kabar  Mantan Pejabat Pemkab Bekasi Dipanggil KPK Jadi Saksi Kasus Suap Bupati

Dalam kesempatan intelijen tersebut, Cahyono menegaskan bahwa “Uang hasil kejahatan ini berada dalam sistem korporasi yang dikuasai oleh pihak-pihak tersebut.” Berita ini kian menambah panjang daftar penyelidikan kasus korupsi yang terjadi di daerah Jakarta, menandakan keseriusan lembaga penegak hukum dalam memberantas praktik-praktik korupsi yang merugikan masyarakat.

Kehadiran Prasetyo dalam pemanggilan kali ini diharapkan dapat memberikan pencerahan terkait kasus yang sedang ramai menjadi perbincangan. Masyarakat menunggu perkembangan lebih lanjut dan transparansi dari pihak penyidik dalam mengungkap fakta-fakta di balik kasus ini.

pram

Berita Lainnya

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

portal kabar –…

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Mantan Pejabat Bekasi, Kasus Suap Makin Melebar

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Mantan Pejabat Bekasi, Kasus Suap Makin Melebar

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai