portal kabar – KPK mengungkapkan tersangka penyuap Bupati Bekasi Ade Kuswara, Sarjan (SRJ), juga menjadi vendor beberapa proyek di periode bupati sebelumnya. KPK akan mendalami kemungkinan modus serupa dilakukan kepada bupati terdahulu.
“Kami mendapatkan informasi awal bahwa saudara SRJ ini juga sebagai vendor atau penyedia barang dan jasa untuk beberapa proyek di periode Bupati sebelumnya,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Rabu (24/12/2025).
Budi menyebut temuan ini akan menjadi materi tambahan bagi penyidik untuk melakukan pendalaman.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Bekasi, jika ada informasi atau bahan tambahan, silakan disampaikan kepada KPK,” ujar Budi.
Kasus bermula dari OTT KPK terhadap Ade Kuswara pada Kamis (18/12/2025). Ia diduga menerima uang ijon proyek sebesar Rp9,5 miliar bersama ayahnya, HM Kunang, dari pihak swasta Sarjan.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyebut proyek itu rencananya mulai digarap tahun depan. Uang ijon tersebut diberikan sebagai jaminan proyek.
“Total ijon yang diberikan SRJ kepada ADK dan HMK mencapai Rp9,5 miliar, pemberian uang dilakukan dalam 4 kali penyerahan melalui para perantara,” kata Asep.
Ketiganya dijerat dengan sejumlah pasal dalam UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan KUHP, serta ditahan untuk 20 hari pertama sejak 20 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.
Temuan keterlibatan Sarjan sebagai vendor di era bupati sebelumnya membuka kemungkinan praktik serupa telah terjadi dalam periode kepemimpinan Kabupaten Bekasi sebelumnya.
pram
