MPI Desak Plt Bupati Bekasi Lakukan Rotasi Pejabat, Soroti Arogansi Kepala Dinas sebagai Gejala Krisis Tata Kelola
portal kabar – Masyarakat Peduli Isu (MPI) mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja untuk segera melakukan pembenahan di sektor birokrasi, khususnya melalui mekanisme rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Perwakilan MPI, Dito, mengingatkan pentingnya aspek attitude atau sikap kepemimpinan dalam menjaga marwah roda pemerintahan di tengah dinamika yang tengah berlangsung.
Menurut Dito, rotasi pejabat bukan semata persoalan administratif, melainkan instrumen yang krusial untuk mencegah terbentuknya zona nyaman kekuasaan di kalangan pejabat struktural.
“Rotasi pejabat itu perlu agar mereka tidak menjadikan zona nyamannya dengan merasa paling kuasa di bidangnya,” tegasnya.
Ia menilai, pejabat yang terlalu lama menduduki posisi strategis tanpa adanya mekanisme evaluasi dan rotasi berpotensi melahirkan sikap arogansi serta resistensi terhadap pengawasan, yang pada akhirnya dapat mengikis kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.
Pernyataan MPI ini merujuk pada insiden salah satu kepala dinas yang secara arogan meluapkan emosinya, suatu perilaku yang menurut Dito mencerminkan gejala krisis tata kelola di tingkat birokrasi daerah.
Ia menegaskan, sikap arogansi pejabat publik bukan sekadar persoalan etika individual, melainkan indikasi lemahnya sistem pengawasan dan evaluasi kinerja di tubuh Pemkab Bekasi.
Dito berharap Plt Bupati dapat menjadikan momentum ini sebagai langkah politik strategis untuk mengevaluasi dan membenahi jajaran pejabat, sekaligus menegaskan kepemimpinan yang tegas di tengah transisi pemerintahan pascaskandal hukum yang menjerat kepala daerah sebelumnya.
“Marwah pemerintahan tidak bisa dibangun dari sikap arogan pejabatnya. Ini momentum bagi Plt Bupati untuk menunjukkan ketegasan dalam membenahi birokrasi,” pungkas Dito.
bram ananthaku


