portal kabar – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Bekasi menginisiasi penyelenggaraan Silaturahmi Akbar Pers 2026 yang akan melibatkan insan pers dari tiga kabupaten, yakni Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Acara dijadwalkan berlangsung pada Rabu (11/3/2026) di Aula Husni Hamid, Karawang.
Ketua SMSI Kabupaten Bekasi Doni Ardon mengatakan, pertemuan perwakilan pers dari ketiga wilayah yang digelar Rabu pagi telah mencapai kesepakatan untuk menyelenggarakan silaturahmi akbar tersebut. Kabupaten Karawang ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan.
“Beberapa perwakilan pers dari wilayah Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta sudah kita undang dan telah bersepakat untuk mengadakan acara silaturahmi akbar insan pers. Sudah kita pastikan juga selaku tuan rumah penyelenggaraan yaitu Kabupaten Karawang,” ujar Doni yang juga CEO Mitranews.net, Senin (23/2/2026).
Doni menambahkan, Bupati Karawang H Aep Syaepuloh telah menyetujui penyelenggaraan acara di Aula Husni Hamid Karawang pada 11 Maret 2026.
Menurut Doni, Silaturahmi Akbar Pers 2026 merupakan pertemuan besar insan pers di wilayah Jawa Barat 7 yang bertujuan membangun persahabatan, solidaritas, dan sinergitas antar insan pers, mulai dari tingkat wartawan, redaktur, pemimpin redaksi, CEO, hingga para praktisi pers.
“Silaturahmi Akbar Pers ini juga sebagai sarana penyampaian aspirasi kawan-kawan jurnalis terhadap kepala daerah dan anggota DPR RI dalam rangka membangun kemandirian insan pers, kerja sama media, dan informasi yang membangun,” katanya.
Untuk itu, kegiatan Silaturahmi Akbar Pers 2026 akan menghadirkan anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihan Jawa Barat 7 dan membidangi investasi.
Sekretaris Panitia Nurdin Syam yang juga CEO lintaskarawang.com menegaskan, pers memiliki peran penting dalam menjaga ruang publik tetap sehat, mencerdaskan kehidupan bangsa, memerangi hoaks, dan mendorong akuntabilitas pemerintah.
Sebagai pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif, pers berperan sebagai penyedia informasi terverifikasi, alat kontrol sosial konstruktif, agen edukasi publik, dan penyalur aspirasi masyarakat.
“Kondisi saat ini, terutama dengan berkembangnya teknologi informasi, maka persaingan industri pers semakin ketat dan dominasi platform digital membuat kesejahteraan insan pers semakin mendesak untuk diperhatikan,” papar Nurdin.
Atas dasar itu, dalam Silaturahmi Akbar Pers 2026, panitia mengagendakan dialog antara insan pers dengan anggota DPR RI yang membidangi investasi serta menghadirkan para praktisi industri, asosiasi pengusaha, dan Kamar Dagang dan Industri.
“Ke depannya, insan pers tak hanya sebatas melakukan kemitraan dengan pihak pemerintahan saja, tetapi juga mampu bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan industri yang ada di wilayah Bekasi, Karawang, dan Purwakarta,” ungkap Nurdin.
Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas bagi insan pers, mengingat ketiga kabupaten tersebut merupakan kawasan industri dengan potensi ekonomi yang besar.
Hadir dalam pertemuan antara Bupati Karawang dengan panitia Silaturahmi Akbar Pers 2026, antara lain, Dadang AH, Mardiman Ujung, Irfan Shahab, Ratna, dan Nana Soeharna.
pram/Red
