Mantan Sekdis Bekasi Bungkam Usai Diperiksa KPK, Diduga Terima Uang dari Bupati

portal kabar – Mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi Beni Saputra (BS) memilih bungkam usai diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK), Senin (5/1/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik mendalami aliran uang yang diduga diterima Beni dari Ade Kuswara dan ayahnya HM Kunang (HMK).

“Penyidik mendalami terkait aliran uang di mana saudara BS diduga menerima sejumlah aliran dari pihak ADK maupun HMK,” kata Budi.

KPK masih mendalami apakah uang yang diterima Beni juga dialirkan kepada Kajari Bekasi Eddy Sumarman yang rumahnya disegel saat OTT.

“Apakah BS ini sebagai jangkar? Apakah uang-uang dari HMK maupun ADK ini mengalir kembali setelah dari BS atau berhenti di BS? Itu yang akan terus ditelusuri penyidik,” tutur Budi.

Portal Kabar  Polemik Pengangkatan Direktur Perumda Tirta Bhagasasi: Usia atau Kompetensi

Penyidik juga menelusuri kemungkinan Beni menerima aliran uang dari pihak lainnya.

Beni terjaring OTT KPK bersama Ade Kuswara dan sejumlah orang lainnya, namun tidak ditetapkan sebagai tersangka dan dilepaskan.

KPK telah menetapkan tiga tersangka: Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang, ayahnya HM Kunang (Kepala Desa Sukadami), dan pihak swasta Sarjan (SRJ). Ketiganya ditahan 20 hari sejak 20 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan bupati dan ayahnya melakukan praktik ijon dengan meminta setoran kepada penyedia proyek swasta meski proyek belum ada.

Praktik dimulai setelah Ade dilantik sebagai Bupati Bekasi periode 2024โ€“2029. Ade diduga menjanjikan proyek-proyek yang baru akan dilaksanakan tahun mendatang.

Portal Kabar  Dwi Astuti: Kebanggaan dan Dukungan untuk Atlet Disabilitas Kabupaten Bekasi

Total ijon proyek mencapai Rp 9,5 miliar, diberikan dalam empat kali penyerahan melalui sejumlah perantara.


pram

Berita Lainnya

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

portal kabar –…

Rebutan Kursi Ketua Golkar Bekasi: Antara Ambisi, Loyalitas, dan Kalkulasi Politik

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

Rebutan Kursi Ketua Golkar Bekasi: Antara Ambisi, Loyalitas, dan Kalkulasi Politik

Rebutan Kursi Ketua Golkar Bekasi: Antara Ambisi, Loyalitas, dan Kalkulasi Politik

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu dan 15 Orang Lainnya Diamankan

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu dan 15 Orang Lainnya Diamankan

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan

Nama Plt Bupati Bekasi Terseret Bursa Ketua Golkar, dr. Asep Surya Atmaja Tegas Menampik

Nama Plt Bupati Bekasi Terseret Bursa Ketua Golkar, dr. Asep Surya Atmaja Tegas Menampik

Saksi Kasus Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Diduga Dibakar

Saksi Kasus Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Diduga Dibakar

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan