Kasus Dugaan Pengeroyokan Anggota DPRD Bekasi Viral, PDIP Jabar Singgung Politisasi

portal kabar – Viralnya kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY mendapat tanggapan serius dari Sekretaris DPD PDIP Provinsi Jawa Barat, Ir. I Ketut Sustiawan. Ia mengingatkan kemungkinan adanya politisasi dalam kasus tersebut.

Ditemui portal kabar saat menghadiri acara partai politik di Jalan Setiabudi, Bandung, Senin malam (1/12/2025), Ketut menjelaskan bahwa dalam dunia politik masih ada pola politisasi dalam suatu peristiwa.

“Saya tidak menampik jika praktik politik masih ada untuk menjatuhkan lawan politik. Kader kami di PDIP paham betul itu semua, namun hendaknya informasi yang terbangun haruslah pada kesesuaian yang ada dan tanpa ada indikasi tunggangan politik di dalamnya.” kata Ir. I Ketut Sustiawan, Sekretaris DPD PDIP Jawa Barat.

Ketut menggunakan analogi menarik untuk menggambarkan posisi seorang politisi, terutama yang menjabat sebagai legislator. Menurutnya, politisi mirip dengan artis yang setiap gerak-geriknya menjadi perhatian publik.

Portal Kabar  Menyongsong Pemilihan Bupati: Peluang dan Tantangan Ade Kuswara di Bekasi

“Politisi itu mirip artis, apalagi yang bersangkutan punya jabatan sebagai legislator, gorengannya akan semakin sedap untuk diramu.” ujarnya.

Ketut tidak menjelaskan lebih jauh mengenai kasus dugaan pengeroyokan tersebut. Namun, pernyataannya mengisyaratkan perlunya kehati-hatian dalam menyikapi informasi yang beredar, terutama yang berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan politik tertentu.

Sementara itu, kasus dugaan pengeroyokan ini masih menjadi tuntutan terhadap kepolisian oleh masyarakat karena hausnya rasa keadilan yang banyak menjadi sorotan dalam prosesnya. Banyak pihak menilai bahwa proses hukum dalam kasus ini perlu berjalan secara transparan dan profesional, tanpa memandang status atau jabatan pihak yang terlibat.

Berdasarkan informasi yang diterima Portal Kabar, akan ada pergerakan aksi massa untuk melakukan unjuk rasa menuntut keadilan. Aksi ini dijadwalkan akan digelar di dua lokasi kelembagaan yaitu: Halaman Pemerintah Kabupaten Bekasi, dan Halaman Polres Metro Bekasi, pada hari, Kamis, 04/12/2025, lusa.

Portal Kabar  Menyikapi Dugaan Korupsi: Rohidin Mersyah Berkomitmen untuk Transparansi

Aksi massa ini bertujuan untuk menuntut Kapolres Bekasi, Kombes Pol. Mustofa, agar serius dan tidak tebang pilih terhadap proses hukum yang menyeret seorang pejabat publik.

Masyarakat mendesak agar proses hukum berjalan adil, transparan, dan tanpa diskriminasi meskipun kasus melibatkan anggota legislatif. Penegakan hukum harus berlaku sama untuk semua tanpa pandang bulu.

Rencananya massa menuntut agar kepolisian menjalankan proses penyidikan secara profesional dan tidak memberikan perlakuan istimewa kepada siapapun, termasuk pejabat publik. Mereka berharap kasus ini dapat diselesaikan secara hukum dengan adil dan memuaskan rasa keadilan masyarakat.

Kasus ini menjadi ujian bagi lembaga penegak hukum untuk membuktikan bahwa hukum berlaku sama bagi semua orang. Di sisi lain, pernyataan Sekretaris DPD PDIP Jabar mengingatkan publik untuk tetap kritis namun bijaksana dalam menyikapi informasi yang beredar.

Portal Kabar  Kritik Saeful Islam: Efektivitas Kunjungan Wakil Bupati Bekasi Dipertanyakan

Hingga berita ini diturunkan, proses hukum kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan anggota DPRD Bekasi berinisial NY masih terus berjalan. Kepolisian diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan menjalankan proses penyidikan sesuai prosedur yang berlaku.


bram ananthaku

Catatan Redaksi: portal kabar.com menyajikan berita ini secara objektif dan berimbang. Kami menghormati asas praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Setiap pihak berhak mendapatkan proses hukum yang adil.