Indonesia Gelap: Suara Mahasiswa Menggema di Jakarta

portal kabar – Pada Kamis (20/2/2025), ratusan mahasiswa dan perwakilan dari kelompok masyarakat sipil menggelar aksi demonstrasi dengan nama “Indonesia Gelap” di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat. Dalam aksi ini, Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi bersama Wakil Menteri Sekretariat Negara Juri Ardiantoro hadir untuk mendengarkan langsung tuntutan yang disampaikan para demonstran.

Di atas mobil komando yang terletak di tengah kerumunan, Hadi memulai dialog dengan mahasiswa. Awalnya, ia berbicara dari atas mobil polisi yang terhalang oleh penghalang beton, namun permintaan koordinator aksi untuk bergabung di atas mobil komando membawanya lebih dekat kepada para pengunjuk rasa.

Dalam pidatonya, Hadi menyatakan, โ€œKami akan terus berkomunikasi tentang tuntutan kalian.โ€ Ini mencerminkan niat pemerintah untuk mendengarkan suara mahasiswa dalam isu-isu penting yang diangkat.

Portal Kabar  Dedi Terapkan Aturan: SE Nomor 43 Pemprov Jabar untuk Pendidikan

Tuntutan-tuntutan tersebut mencakup beberapa isu krusial, di antaranya:
1. Mengkaji ulang Instruksi Presiden No. 1 Tahun 2025.
2. Transparansi mengenai status pembangunan dan pajak rakyat.
3. Evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
4. Menolak revisi UU Minerba.
5. Menolak dwifungsi TNI.
6. Mengesahkan RUU Perampasan Aset.
7. Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan di seluruh Indonesia.
8. Menolak impunitas terkait pelanggaran HAM berat.
9. Menolak campur tangan Jokowi dalam pemerintahan Prabowo.

Setelah mendengarkan tuntutan tersebut, Hadi yang datang sebagai perwakilan dari Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah akan berusaha memenuhi aspirasi tersebut, terutama dalam hal peninjauan program MBG dan peningkatan akses pendidikan. “Saudara-saudara menginginkan pendidikan yang berkualitas, kami juga menginginkan pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya di hadapan para mahasiswa.

Portal Kabar  Keracunan Massal di Bogor: 223 Siswa Terpapar

Namun, ketegangan tetap terasa saat koordinator aksi memberikan ultimatum kepada Istana, menuntut respons nyata dalam waktu 2×24 jam. “Hari ini kita dokumentasikan dan kita beri waktu 2×24 jam untuk pihak Istana,” ucapnya tegas dari atas mobil komando, menandakan bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam jika tuntutan mereka diabaikan.

pram

Berita Lainnya

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

portal kabar –…

Rebutan Kursi Ketua Golkar Bekasi: Antara Ambisi, Loyalitas, dan Kalkulasi Politik

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

Rebutan Kursi Ketua Golkar Bekasi: Antara Ambisi, Loyalitas, dan Kalkulasi Politik

Rebutan Kursi Ketua Golkar Bekasi: Antara Ambisi, Loyalitas, dan Kalkulasi Politik

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu dan 15 Orang Lainnya Diamankan

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu dan 15 Orang Lainnya Diamankan

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan

Nama Plt Bupati Bekasi Terseret Bursa Ketua Golkar, dr. Asep Surya Atmaja Tegas Menampik

Nama Plt Bupati Bekasi Terseret Bursa Ketua Golkar, dr. Asep Surya Atmaja Tegas Menampik

Saksi Kasus Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Diduga Dibakar

Saksi Kasus Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Diduga Dibakar

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

KPK Sebut CCTV Dimatikan Keluarga Saat Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan

Dukungan Bersyarat: Ade Syukron Ancam Tinggalkan H. Marjuki Jika Tak Punya Visi Perubahan