PKS Usulkan Parliamentary Threshold Diturunkan Jadi 0,5 Persen

portal kabar – Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, mengusulkan penurunan ambang batas parlemen (parliamentary threshold) menjadi 0,5 persen melalui RUU Pemilu yang masuk dalam agenda legislasi prioritas 2026.

Usulan Mardani disampaikan sebagai respons terhadap wacana penghapusan parliamentary threshold pada pemilu mendatang. “Kurang lebih 0,5 persen masih oke,” ujar Mardani saat dihubungi, Rabu (4/3/2026).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PKS tersebut menilai bahwa ambang batas 4 persen yang berlaku saat ini sebenarnya sudah cukup rasional sebagai jalan tengah antara prinsip keterwakilan dan efektivitas pengambilan keputusan di parlemen.

Mardani menjelaskan bahwa kini di DPR mulai muncul tren partai-partai masuk kategori level menengah. Sebagai contoh, PDIP mengalami penurunan kursi dari 20 persen menjadi 17-18 persen dibanding periode sebelumnya.

Portal Kabar  NasDem Usulkan Parliamentary Threshold 7 Persen, Fraksi DPR Masih Bahas Bersama Komisi II

“Tanpa ada parpol dominan, efektivitas pemerintahan bisa bermasalah. Populisme akan berkembang dan membuat teknokratisme berkurang,” katanya.

Kondisi tidak adanya partai dominan ini dinilai dapat menyebabkan kebijakan pemerintah tidak lagi berjalan efektif.

Sekjen PKS Muhammad Kholid menegaskan bahwa partainya menilai ambang batas masih diperlukan untuk menjaga stabilitas dan efektivitas pemerintahan. Menurutnya, ambang batas berfungsi mencegah fragmentasi sikap politik di DPR sehingga pengambilan keputusan bisa efektif dan tidak menghasilkan jalan buntu.

Namun, terkait besaran angka jika harus direvisi, Kholid mengatakan pihaknya masih mengkaji. “Belum. Masih kita kaji. Yang jelas menurut kami bahwa ambang batas tetap dibutuhkan,” ucapnya.


RUU Pemilu yang memuat revisi parliamentary threshold masuk dalam agenda legislasi prioritas 2026 dan akan dibahas lebih lanjut oleh DPR.


pram

Berita Lainnya

Kabais TNI Serahkan Jabatan Buntut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

portal kabar – Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo menyerahkan jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Kepala Pusat…

Musda Golkar Jabar Diharapkan Lahirkan Pemimpin Matang dan Berkesinambungan

portal kabar – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Jawa Barat dinilai sebagai momentum krusial untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang beringin di Tanah Pasundan. Ketua Satkar Ulama Indonesia Provinsi Jawa Barat,…

Kabarkan Peristiwa

Kabais TNI Serahkan Jabatan Buntut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Kabais TNI Serahkan Jabatan Buntut Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Kapolres Metro Bekasi Hentikan Patroli, Langsung Evakuasi Korban Kecelakaan ke RSUD

Kapolres Metro Bekasi Hentikan Patroli, Langsung Evakuasi Korban Kecelakaan ke RSUD

Musda Golkar Jabar Diharapkan Lahirkan Pemimpin Matang dan Berkesinambungan

Musda Golkar Jabar Diharapkan Lahirkan Pemimpin Matang dan Berkesinambungan

Status Tahanan Yaqut Bolak-Balik, KPK Sebut Faktor Kesehatan dan Strategi Perkara

Status Tahanan Yaqut Bolak-Balik, KPK Sebut Faktor Kesehatan dan Strategi Perkara

Garuda Indonesia Rugi Rp5,4 Triliun Sepanjang 2025, Targetkan Turnaround di 2026

Garuda Indonesia Rugi Rp5,4 Triliun Sepanjang 2025, Targetkan Turnaround di 2026

Melihat Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Keluarga Noel Siap Ajukan Permohonan Serupa

Melihat Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Keluarga Noel Siap Ajukan Permohonan Serupa