APK untuk Pilkada 2024: KPU Bekasi Bagi-Bagi 2,2 Juta Lembar untuk Tiga Paslon

portal kabar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memberikan dukungan dalam pencetakan alat peraga kampanye (APK) untuk tiga pasangan calon (paslon) yang berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 di daerah tersebut.

Komisioner KPU Kabupaten Bekasi, Burani, menyatakan, “Kami membantu mencetak APK berupa selebaran, brosur, pamflet, poster, reklame, umbul-umbul, dan spanduk untuk ketiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi.” Pernyataan ini disampaikan di Cikarang pada hari Rabu.

Burani menjelaskan bahwa KPU akan mencetak APK dalam bentuk selebaran, brosur, pamflet, dan poster yang berukuran kecil, dengan jumlah mencapai 100 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) Kabupaten Bekasi, yaitu 2.252.854 lembar per jenis yang akan dibagi di antara ketiga paslon.

Portal Kabar  Aturan LP2B: Kunci untuk Membangun Infrastruktur Pertanian di Bekasi

“Setiap jenis alat peraga kampanye seperti selebaran, brosur, pamflet, dan poster akan diberikan sebanyak 2,2 juta lembar, yang dibagi di antara tiga paslon. Dengan demikian, masing-masing paslon akan menerima 750.618 lembar untuk setiap item,” ujarnya.

Selain itu, untuk APK yang berukuran besar, terdapat lima unit reklame dengan ukuran tiga kali empat meter, 460 lembar umbul-umbul, dan 374 lembar spanduk. “Jumlah tersebut diperuntukkan bagi setiap paslon yang akan disebar di 187 desa dan kelurahan serta 23 kecamatan,” tambahnya.

Bantuan APK akan diserahkan kepada setiap tim sukses (timses) pasangan calon untuk dipasang di lokasi yang telah ditentukan sesuai dengan Surat Keputusan KPU Kabupaten Bekasi. “Timses pasangan calon yang akan memasang APK yang kami berikan, dengan catatan lokasi pemasangannya harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Portal Kabar  Pekerja Bekasi Unjuk Rasa: Tuntut Kenaikan Upah dan Pencabutan UU Cipta Kerja

Burani juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini bantuan APK tersebut belum dapat didistribusikan karena ada beberapa kendala dari tim sukses pasangan calon. “Kami belum mencetak karena informasi yang saya terima beberapa hari lalu, terdapat kesalahan dalam pengiriman desain dari salah satu timses paslon yang perlu diperbaiki. Setelah desain sudah diperbaiki dan sesuai dengan ukuran yang kami minta, baru kami akan segera mencetaknya untuk langsung dipasang,” kata dia.

Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Bekasi akan diikuti oleh tiga pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi yaitu Dani Ramdan-Romli HM dengan nomor urut satu, BN Holiq-Faisal Hafan Fafid dengan nomor urut dua, dan Ade Koswara-Asep Surya Atmaja dengan nomor urut tiga.

Portal Kabar  Pilkada Bekasi: Siapa Sangka Ade-Asep Menang Jauh

pram

Berita Lainnya

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

portal kabar –…

Tirta Bhagasasi Dilaporkan: Dugaan Pencucian Uang dari Modal Pemkab Bekasi

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

Tirta Bhagasasi Dilaporkan: Dugaan Pencucian Uang dari Modal Pemkab Bekasi

Tirta Bhagasasi Dilaporkan: Dugaan Pencucian Uang dari Modal Pemkab Bekasi

Internal Golkar Bekasi Panas: Pengurus Bantah Ada Faksi Baru

Internal Golkar Bekasi Panas: Pengurus Bantah Ada Faksi Baru

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon