Reputasi Wartawan dan LSM Terancam: Apa Kata Ketua DPC PENJARA INDONESIA?

portal kabar – Pernyataan yang menuai kontroversi dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Menteri Desa/PDTT), Yandri Susanto, telah memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Dalam sebuah postingan di media sosial, Yandri menyebut wartawan dan LSM dengan istilah โ€œBodrex,โ€ serta menuduh mereka berpindah dari satu desa ke desa lain sambil meminta uang dalam jumlah besar. Unggahan ini tidak hanya menimbulkan kemarahan, tetapi juga kritik yang meluas di kalangan masyarakat.

J.M. Hendro, Ketua DPC LSM PENJARA INDONESIA di Kabupaten Bekasi, menjadi salah satu yang paling vokal dalam menanggapi pernyataan Menteri tersebut. Hendro menilai ucapan Yandri sangat merugikan reputasi wartawan dan LSM yang selama ini berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Ia mengutuk keras pernyataan itu melalui pesan seluler, dengan menyatakan, โ€œPernyataan Menteri Desa sangat tidak berdasar dan mencemarkan nama baik kami. Kami ada untuk peduli pada masyarakat, bukan untuk keuntungan pribadi.โ€

Portal Kabar  Mitigasi Risiko Usaha Perumda Tirta Bhagasasi Menyusul Serah Terima Aset ke Pemkot Bekasi

Hendro juga menegaskan bahwa tuduhan yang disampaikan oleh Menteri Desa tidak hanya merusak reputasi organisasi mereka, tetapi juga menciptakan ketegangan antara pemerintah dan lembaga non-pemerintah yang seharusnya bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia memohon agar Presiden mendengar dan segera pecat Yandri Susanto dari jabatannya.

โ€œWartawan dan LSM berperan penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Jika menteri tidak menghargai usaha kami, itu menunjukkan bahwa ia tidak layak menduduki posisinya,โ€ tambah Hendro dengan nada serius.

Meningkatnya ketegangan antara pemerintah, LSM, dan media ini menunjukkan pentingnya komunikasi yang konstruktif dan berbasis fakta dalam kebijakan publik. Saat ini, perhatian publik tertuju pada respons pemerintah terhadap situasi ini dan langkah-langkah yang akan diambil untuk meredakan ketegangan yang ada.

Portal Kabar  Tanggapan Turangga: Menyikapi Pernyataan Menteri yang Mengundang Protes

Hendro berharap bahwa pernyataan kontroversial ini tidak menjadi penghalang bagi sinergi antara lembaga pemerintah dan masyarakat sipil dalam usaha bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

bram ananthaku

Berita Lainnya

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

portal kabar –…

Tirta Bhagasasi Dilaporkan: Dugaan Pencucian Uang dari Modal Pemkab Bekasi

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

Tirta Bhagasasi Dilaporkan: Dugaan Pencucian Uang dari Modal Pemkab Bekasi

Tirta Bhagasasi Dilaporkan: Dugaan Pencucian Uang dari Modal Pemkab Bekasi

Internal Golkar Bekasi Panas: Pengurus Bantah Ada Faksi Baru

Internal Golkar Bekasi Panas: Pengurus Bantah Ada Faksi Baru

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon