Mendagri Tito: Soliditas Forkopimda Kunci Stabilitas, FKUB Harus Dihidupkan

portal kabar – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menjadi kunci utama menjaga stabilitas politik dan keamanan demi kelancaran pembangunan. Hal itu disampaikan Tito dalam acara Silaturahmi dan Arahan bagi kepala daerah dan Forkopimda Provinsi Jawa dan Bali di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kantor Gubernur DIY, Kamis (4/6/2026).

Tito menekankan bahwa Jawa dan Bali memiliki posisi sangat strategis karena menjadi pusat aktivitas nasional dan dihuni hampir 60 persen penduduk Indonesia.

“Sehingga menjadi sangat penting sekali untuk persatuan kesatuan bangsa dan kedaulatan negara,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa konflik sekecil apapun dapat mengganggu efektivitas pemerintahan dan pembangunan.

Portal Kabar  Pemerintah Siapkan Langkah Efisien: Penundaan Pelantikan Kepala Daerah 2025

“Kalau pengambilan keputusan oleh pemerintah terganggu, ya semua akan terganggu,” tegasnya.

Karena itu, Tito meminta seluruh unsur Forkopimda terus memperkuat komunikasi dan koordinasi, baik formal maupun informal. Daerah yang pimpinannya kompak, kata dia, terbukti lebih cepat mengatasi persoalan dan mencegah konflik membesar.

Tito juga meminta pemerintah daerah menghidupkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai instrumen pencegahan konflik berlatar belakang keagamaan, termasuk mengalokasikan anggaran APBD untuk mendukung kegiatannya.

“Kalau FKUB-nya jalan, lebih cepat mencegah potensi konflik karena agama. Tapi kalau FKUB-nya nggak jalan, baru digerakkan ketika ada masalah, ini terlambat,” pungkasnya.


pram

Berita Lainnya

Polisi Aktif Bisa Isi Jabatan di BPOM hingga Urusan Gizi Nasional, Usulan Pemerintah dalam RUU Polri Tuai Sorotan

portal kabar –…

Pengacara Ade Kuswara: Kesaksian Para Pejabat Pemkab Bekasi Tidak Bisa Diverifikasi, Tak Punya Kekuatan Hukum

portal kabar –…