portal kabar – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar, H. Akhmad Marjuki, menggelar kegiatan pengawasan pemerintahan tahun anggaran 2026, sekaligus penyerapan aspirasi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Perumahan Dukuh Bima tersebut digelar pada Senin (06/07/2026).
Dalam kesempatan itu, H. Marjuki yang duduk di Komisi IV DPRD Jabar menyatakan kesiapannya menampung berbagai masukan dari masyarakat, khususnya warga Tambun Selatan.
H. Marjuki menjelaskan pentingnya fungsi pengawasan yang melekat pada tugasnya sebagai wakil rakyat. Menurutnya, setiap rupiah anggaran yang bersumber dari APBD Jawa Barat, khususnya yang dialokasikan untuk Kabupaten Bekasi, wajib diawasi penyerapannya agar tepat sasaran.
“Anggaran yang bersumber dari APBD Jawa Barat terkhusus di Kabupaten Bekasi wajib diawasi penyerapannya, dan kami senantiasa akan memperjuangkan setiap usulan di Dapil 9 Provinsi Jawa Barat,” tegas H. Marjuki.
Pernyataan ini menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap program yang didanai APBD benar-benar terealisasi dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat di daerah pemilihannya.
Kegiatan ini turut mendapat perhatian khusus dari Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, H. Zaenal Abidin, yang hadir langsung dalam acara tersebut.
H. Zaenal menyampaikan harapan besarnya agar H. Marjuki dapat memperjuangkan aspirasi masyarakat Tambun Selatan, khususnya terkait revitalisasi aliran Sungai Kali Jambe.
“Kali Jambe merupakan hal yang sifatnya urgent untuk dijadikan prioritas,” tegas H. Zaenal.
Penegasan H. Zaenal ini mengindikasikan bahwa kondisi Kali Jambe saat ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah provinsi. Sejalan dengan fungsi pengawasan yang dijelaskan H. Marjuki, usulan revitalisasi Kali Jambe diharapkan dapat masuk dalam prioritas pengawasan penyerapan anggaran APBD untuk Dapil 9.
Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi terkait langkah konkret atau linimasa realisasi revitalisasi Kali Jambe tersebut.
bram ananthaku








