DPRD Pati Tolak Pemakzulan Bupati Sudewo, Berikan Rekomendasi Perbaikan Kinerja

portal kabar – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati yang digelar pada Jumat (31/10/2025) menghasilkan keputusan penting terkait hak angket terhadap Bupati Pati, Sudewo. Dalam rapat yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat DPRD Pati tersebut, mayoritas anggota dewan memutuskan untuk tidak melanjutkan wacana pemakzulan.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa hasil hak angket berupa pernyataan pendapat anggota DPRD berbentuk rekomendasi untuk perbaikan kinerja Bupati Pati selama masa sisa jabatan mendatang.

“Dengan demikian Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati telah mendapatkan atau menyetujui menyatakan pendapat anggota DPRD Kabupaten Pati berupa rekomendasi atau perbaikan kinerja Bupati Pati untuk di tahun-tahun berikutnya, itu sudah menjadi keputusan yang diambil di rapat paripurna,” Ali Badrudin, Ketua DPRD Pati.

Portal Kabar  Sinergi Internasional: 18 Negara Bahas Limbah B3 di Bekasi

Wacana pemakzulan Bupati Sudewo mencuat setelah kebijakan kontroversial menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250% pada tahun 2025. Kenaikan drastis ini dilakukan dengan alasan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna membiayai pembangunan di Kabupaten Pati.

Voting Karena Tidak Ada Mufakat

Keputusan ini diambil melalui mekanisme voting karena tidak tercapai kesepakatan secara mufakat di antara anggota dewan. Proses pengambilan suara menunjukkan perbedaan sikap yang cukup signifikan antar fraksi.

Dari hasil voting tersebut, 13 anggota DPRD yang didominasi dari Fraksi PDIP menyatakan dukungan terhadap pemakzulan. Sementara itu, 36 anggota dari berbagai partai lainnya menolak pemakzulan dan lebih mendorong pemberian rekomendasi perbaikan kinerja.

Portal Kabar  Rapat Koordinasi PANRB: Mengintegrasikan Data untuk Peran Tenaga Non-ASN yang Jelas

Ali Badrudin menjelaskan bahwa dari 7 fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Pati, hanya Fraksi PDIP yang secara resmi mendukung pemakzulan. Terdapat satu anggota dari Nasdem yang juga mendukung, namun hal tersebut tidak mewakili sikap resmi partainya.

“Jadi teman-teman Fraksi PDI Perjuangan dalam rapat paripurna pernyataan pendapat, jadi kesepakatannya 13 dari 49, dan 36 berbeda yaitu berupa rekomendasi, dan ini harus diterima,” Ali Badrudin.

Dalam rapat paripurna yang sama, Bupati Pati Sudewo menyampaikan apresiasi atas kerja keras DPRD dalam mengawasi dan memberikan masukan terhadap kinerjanya. Melalui sambutan yang disampaikan secara virtual, Sudewo mengakui telah mendengarkan seluruh masukan dan membaca catatan yang diberikan oleh anggota DPRD.

“Kami juga sudah mendengarkan catatan-catatan untuk bisa menjadi patokan dan masukan bagi kami untuk meningkatkan kinerja,” kata Bupati Pati Sudewo.

Keputusan DPRD ini menandai berakhirnya proses hak angket yang sempat memicu ketegangan politik di Kabupaten Pati. Dengan adanya rekomendasi perbaikan kinerja, diharapkan Bupati Sudewo dapat mengevaluasi kebijakan-kebijakannya, khususnya terkait kenaikan PBB-P2 yang menjadi sumber kontroversi.

Portal Kabar  Kejar Jejak Dana dari Beberapa Dinas: KPK Panggil Kepala Dinas SDABMBK

pram

Berita Lainnya

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

portal kabar –…

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Mantan Pejabat Bekasi, Kasus Suap Makin Melebar

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Mantan Pejabat Bekasi, Kasus Suap Makin Melebar

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut