Haji Oding Beri Sinyal Politik: Bekasi Hadapi Permainan Birokrasi di Balik Layar

portal kabar – Tokoh kharismatik Kabupaten Bekasi, Haji Oding, memberikan pernyataan politis yang mengindikasikan adanya turbulensi internal di tubuh pemerintahan Kabupaten Bekasi. Dukungannya kepada Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja sekaligus menjadi peringatan keras terhadap praktik politik birokrasi yang dinilai mengancam stabilitas kepemimpinan.

“Setiap pemimpin besar pasti menghadapi ujian. Yang membedakan adalah bagaimana mereka merespons tantangan itu,” tegas H. Oding saat ditemui Portal Kabar, Sabtu (31/1).

Dalam pernyataannya, tokoh senior ini membuka tabir adanya permainan politik di lingkaran kekuasaan Bekasi. “Ada oknum yang mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi. Mereka pintar bermain politik, menggunakan orang lain sebagai tameng,” ungkap H. Oding tanpa menyebut nama.

Portal Kabar  Dukungan Anggaran untuk Infrastruktur: Suara H. Marjuki di Gedung DPR RI

Pernyataan H. Oding mengonfirmasi isu yang beredar di kalangan elite lokal bahwa Plt Bupati Bekasi, dr. Asep tengah menghadapi resistensi dari sejumlah kepala dinas dan pejabat struktural yang memiliki afiliasi politik berbeda.

“Plt Bupati perlu lebih berani membaca peta politik internal dan mengambil langkah strategis,” saran H. Oding yang dinilai pengamat sebagai sinyal perlunya reshuffle atau pembersihan birokrasi.

Dukungan terbuka H. Oding kepada dr. Asep juga dibaca sebagai upaya terhadap kebijakan pemerintahannya mendatang. “Orang hebat bukan yang tidak pernah menghadapi masalah, tapi yang selalu menemukan solusi. dr. Asep adalah tipe pemimpin seperti itu,” ujar H. Oding.

Pengamat politik lokal menilai pernyataan H. Oding sebagai bagian dari strategi mengunci dukungan basis massa tradisional Bekasi sambil menekan kubu oposisi internal yang dinilai menghambat kinerja Plt Bupati.

Portal Kabar  Krisis Identitas Golkar: Kader Bekasi Beraksi, Apa yang Membuat Mereka Berpaling?

bram ananthaku

Berita Lainnya

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

Kapolda NTT mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Direktur Reserse Narkoba Polda NTT Kombes ATB menyusul dugaan penyalahgunaan kewenangan dan pemerasan terhadap dua tersangka. Enam penyidik pembantu ikut dinonaktifkan; pemeriksaan intensif…

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan di bulan Ramadan 1447 H, kali ini menyasar Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman beserta 26 orang lainnya. Ini menjadi OTT kesembilan KPK sepanjang 2026…

Kabarkan Peristiwa

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

Pekan Keselamatan Pasien, Kadinkes Bekasi dr. Arif Kurnia Ajak Semua Pihak Bangun Budaya Aman dalam Layanan Kesehatan

Pekan Keselamatan Pasien, Kadinkes Bekasi dr. Arif Kurnia Ajak Semua Pihak Bangun Budaya Aman dalam Layanan Kesehatan

Empat Perampok Beraksi Dini Hari di SPBU Babelan, Sekap 5 Karyawan dan Bawa Kabur Brankas Rp130 Juta

Empat Perampok Beraksi Dini Hari di SPBU Babelan, Sekap 5 Karyawan dan Bawa Kabur Brankas Rp130 Juta

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Kementan, Kerugian Negara Rp5,94 Miliar

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Kementan, Kerugian Negara Rp5,94 Miliar

Buka Ruang Dialektika, H. Zaenal Ajak Tokoh Masyarakat Bersinergi Jaga Kondusifitas Bekasi

Buka Ruang Dialektika, H. Zaenal Ajak Tokoh Masyarakat Bersinergi Jaga Kondusifitas Bekasi