Empat Perampok Beraksi Dini Hari di SPBU Babelan, Sekap 5 Karyawan dan Bawa Kabur Brankas Rp130 Juta

Kawanan perampok bersenjata tajam menyatroni SPBU di Babelan, Kabupaten Bekasi, saat tutup pada dini hari Selasa (10/3). Polisi masih memburu keempat pelaku yang hingga kini berhasil lolos setelah meringkus lima karyawan dan menggasak brankas berisi uang ratusan juta rupiah.

portal kabar – Aksi perampokan bersenjata mengguncang sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa (10/3) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Empat orang pelaku yang diduga terorganisir berhasil memasuki area SPBU, menyekap lima karyawan, dan melarikan diri membawa brankas berisi uang senilai kurang lebih Rp130 juta. Polisi kini tengah memburu keempat pelaku yang hingga berita ini diturunkan belum berhasil ditangkap.

Portal Kabar  Raperda APBD 2025: Dedy Supriyadi Ungkap Strategi Keuangan Kabupaten Bekasi

Kejadian ini terungkap ke publik melalui keterangan resmi Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis (12/3). Polisi menyebut kejadian ini masih dalam penyelidikan intensif oleh dua satuan kepolisian secara bersamaan.

“Pelaku diperkirakan berjumlah empat orang, masuk dari bagian belakang, merusak pintu, mengancam korban dan para saksi dengan senjata, kemudian membawa kabur isi brankas,” kata Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kamis (12/3).

Kapolsek Babelan, Kompol Wito, memperjelas bahwa aksi tersebut memang sengaja dipilih di luar jam operasional SPBU. Kondisi sepi dini hari menjadi celah yang dimanfaatkan para pelaku untuk beraksi tanpa banyak saksi mata. Saat kawanan perampok itu masuk, lima karyawan SPBU sedang beristirahat dan tidur di dalam, menjadikan mereka sasaran empuk penyekapan.

Portal Kabar  Ajak Dialog Mahasiswa, Cawagub Jabar dari PDIP: Dulu Saya Komedian

“Ditutupi kain apanya itu ya, biar enggak kelihatan matanya ya, sambil ditungguin ada yang ngiket. Bawa golok apa ya, bawa apalah, belum tahu ya, pisau atau apa ada luka dikit di tangannya (korban), ” ujar Kompol Wito.

Terkait jumlah kerugian pasti, Kompol Wito mengakui angka tersebut masih bersifat estimasi sementara berdasarkan keterangan para korban. Audit resmi terhadap isi brankas belum selesai dilakukan.

“Yang berhasil dicuri brankas ya, (isi) uang, tapi jumlahnya berapalah, belum tahu juga, belum diaudit nih. Tapi kalau dari keterangan ya kurang lebih 130-an juta lah,” tutup Kompol Wito.

Kombes Budi Hermanto memastikan bahwa penanganan kasus ini menjadi prioritas dan ditangani secara paralel oleh dua satuan kepolisian, yakni Polres Metro Bekasi dan Polsek Babelan. Selain penyelidikan di tempat kejadian perkara, pengejaran aktif terhadap keempat pelaku yang masih buron terus dilakukan. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan para pelaku diminta segera melapor ke pihak kepolisian terdekat.

Portal Kabar  Meningkatkan Kualitas Hidup: Pembangunan Rutisae di 23 Kecamatan Bekasi

MA

Berita Lainnya

Reses di Lubang Buaya, Bosih Awalludin Dorong Ketahanan Pangan sebagai Solusi Lapangan Kerja di Setu

portal kabar –…

Kekosongan Jabatan di OPD Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD Desak Plt. Bupati Segera Ambil Sikap

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

4 Mei, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Masuk Ruang Sidang

4 Mei, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Masuk Ruang Sidang

PBB Kubu Muktamar Bali Gugat SK Menkumham ke PTUN Jakarta

PBB Kubu Muktamar Bali Gugat SK Menkumham ke PTUN Jakarta

MK Buka Celah Politik: Pimpinan KPK Tak Perlu Lepas Jabatan, Cukup “Nonaktif”

MK Buka Celah Politik: Pimpinan KPK Tak Perlu Lepas Jabatan, Cukup “Nonaktif”

Reses di Lubang Buaya, Bosih Awalludin Dorong Ketahanan Pangan sebagai Solusi Lapangan Kerja di Setu

Reses di Lubang Buaya, Bosih Awalludin Dorong Ketahanan Pangan sebagai Solusi Lapangan Kerja di Setu

Yusril Akui UU Peradilan Militer Harus Direvisi, tapi Pemerintah Belum Ambil Inisiatif

Yusril Akui UU Peradilan Militer Harus Direvisi, tapi Pemerintah Belum Ambil Inisiatif

Mendagri: Penghargaan untuk Daerah Berprestasi Bukan Seremoni, tapi Penyeimbang Narasi Negatif

Mendagri: Penghargaan untuk Daerah Berprestasi Bukan Seremoni, tapi Penyeimbang Narasi Negatif

KPK Usul Calon Presiden hingga Kepala Daerah Wajib Kader Berjenjang, Mahar Politik Jadi Sorotan

KPK Usul Calon Presiden hingga Kepala Daerah Wajib Kader Berjenjang, Mahar Politik Jadi Sorotan

Kekosongan Jabatan di OPD Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD Desak Plt. Bupati Segera Ambil Sikap

Kekosongan Jabatan di OPD Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD Desak Plt. Bupati Segera Ambil Sikap

Tata Kelola Perumda Tirta Bhagasasi Kembali Disorot: Rapat Proyek Diduga Luput dari Pengawasan Kuasa Pemilik Modal

Tata Kelola Perumda Tirta Bhagasasi Kembali Disorot: Rapat Proyek Diduga Luput dari Pengawasan Kuasa Pemilik Modal