portal kabar – Terpilihnya Daniel Mutaqien Syafiudin sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat dalam Musda ke-11 membawa efek domino yang mulai dirasakan hingga tingkat kabupaten/kota. Salah satunya di Kabupaten Bekasi, di mana dinamika kepemimpinan Golkar tingkat II kini mulai menjadi perbincangan.
Tokoh pergerakan kepemudaan daerah, Budiarta, menyambut positif pergantian nahkoda Partai Golkar Jabar tersebut. Menurutnya, perubahan di tingkat provinsi niscaya akan berimbas pada atmosfir partai di Kabupaten Bekasi.
“Kabupaten Bekasi akan ikut mengalami perubahan tersebut, dan sosok kepemimpinan untuk memimpin Partai di tingkat II Kabupaten Bekasi pun akan semakin ditunggu-tunggu,” ujar Budiarta, Senin (6/4/2026) di kawasan Delta Mas, Cikarang.
Ketika ditanya soal siapa yang pantas memimpin Partai Beringin di Kabupaten Bekasi, Budiarta tanpa ragu menyebut satu nama: H. Akhmad Marjuki, SM., MM.
Menurutnya, H. Marjuki telah terbukti membawa kemajuan signifikan bagi Partai Golkar di Kabupaten Bekasi, baik dari sisi elektoral maupun konsolidasi internal. Di bawah kepemimpinannya, Golkar berhasil tampil sebagai pemenang dalam kontestasi legislatif di Kabupaten Bekasi.
“Beliau itu bisa menjaga ritme partai dengan bijak dan membawa partai untuk selalu terjaga solidaritasnya sehingga bisa membawa dampak positif di masyarakat,” tegas Budiarta.
Soal kemungkinan munculnya pesaing, Budiarta tidak menutup mata. Namun ia menilai komitmen dan rekam jejak H. Marjuki menjadi keunggulan yang sulit ditandingi, termasuk inisiatifnya membangun kantor Golkar Kabupaten Bekasi demi mempererat sinergi antarkader.
“Hanya dirinyalah yang mampu memikirkan dan berbuat lebih untuk membangun kantor partai demi bisa lebih dekat bersama kader-kader lainnya,” pungkas Budiarta.
bram ananthaku






