portal kabar – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal insiden matinya CCTV saat penggeledahan di rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono. KPK menegaskan hal tersebut merupakan sesuatu yang lumrah dalam proses penggeledahan.
“Terkait dengan CCTV itu hal lumrah,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2026).
Budi menjelaskan bahwa penyidik KPK memang melakukan pengecekan CCTV di lokasi-lokasi yang dianggap perlu sebagai bagian dari upaya mendapatkan petunjuk dalam penyidikan. Dalam proses pengecekan tersebut, CCTV dimatikan oleh pihak keluarga Ono sendiri bukan oleh penyidik KPK.
“Dalam proses pengecekan tersebut, kemudian CCTV dimatikan oleh pihak keluarga sendiri,” jelasnya.
KPK memastikan seluruh proses penggeledahan berjalan sesuai prosedur. Pihak keluarga Ono disebut bersikap kooperatif dan turut mendampingi jalannya penggeledahan bersama aparat lingkungan setempat. Seluruh barang bukti yang disita juga telah dituangkan dalam berita acara penyitaan yang ditandatangani oleh pihak yang menyaksikan.
“Seluruh proses penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik KPK sudah dilakukan secara sesuai dengan prosedurnya,” tegas Budi.
pram






