portal kabar – Jelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, sebuah pertemuan yang cukup menyita perhatian digelar di Jahudi Centre, Cibitung, Sabtu (18/4/2026). Acara yang digagas oleh kader senior Golkar, Jahudi SH, MSi, ini mengumpulkan sejumlah elit politik partai berlambang beringin tersebut di Kabupaten Bekasi.
Jahudi menegaskan bahwa pertemuan ini murni merupakan momen silaturahmi sekaligus ungkapan syukur atas rampungnya Musda Golkar Jawa Barat beberapa waktu lalu. Ia juga memastikan bahwa acara ini sudah mendapat restu dari Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, H. Akhmad Marjuki.
“Saya mengadakan acara ini terlebih dahulu sudah mengajukan izin kepada ketua partai kita, Bapak H. Akhmad Marjuki, dan beliau sudah memberi izin,” ujar Jahudi di Jahudi Centre.
Meski demikian, H. Marjuki sendiri tidak hadir dalam pertemuan tersebut. Jahudi mengaku memaklumi ketidakhadiran sang ketua.
“Kita juga mengundang beliau untuk hadir, tapi beliau berhalangan. Mungkin acara yang diinisiasi oleh saya ini dianggap bukan hal yang penting. Gak apa-apa, saya maklum,” ungkapnya dengan nada santai.
Jahudi juga meminta agar tidak ada prasangka negatif atas terselenggaranya acara ini, khususnya soal dugaan pembentukan faksi baru dalam tubuh partai menjelang Musda.
“Jangan ada curiga yang tidak-tidak atas acara ini,” tegasnya.
Senada dengan Jahudi, tokoh kepemudaan Golkar Kabupaten Bekasi, Budiarta, turut meluruskan bahwa pertemuan ini sama sekali tidak bertendensius politik.
“Ini acara biasa, hanya sekadar silaturahmi,” kata Budiarta datar.
Sementara itu, pengurus partai DR. Son Haji memandang acara ini secara lebih terbuka. Menurutnya, pertemuan seperti ini bisa menjadi jembatan untuk mempererat jalinan antar kader menjelang Musda. Soal spekulasi munculnya faksi-faksi baru, ia menilai hal itu sebagai hal yang wajar dalam dinamika politik.
“Dalam politik itu biasa, karena yang diundang memang banyak dari kalangan elit politik Golkar Kabupaten Bekasi,” ujar DR. Son Haji.
Tampak hadir dalam acara tersebut H. Sarim, salah satu tokoh partai di Kabupaten Bekasi. Sementara itu, saat dikonfirmasi terpisah, Ketua Golkar Kabupaten Bekasi H. Akhmad Marjuki membenarkan ketidakhadirannya dan menyebut telah meminta izin kepada tuan rumah.
bram ananthaku









