Dituding Dalang Aksi Gulingkan Pemerintah, Hendropriyono: “Itu Fitnah!”

portal kabar – Nama besar mantan Kepala BIN A.M. Hendropriyono tiba-tiba terseret dalam pusaran isu panas, ia disebut-sebut berada di balik gelombang aksi yang mengkritik keras dan diduga ingin menggulingkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Respons Hendropriyono? Tegas dan langsung.

“Saya dan orang-orang yang ada di dekat saya tidak ada yang terlibat. Tidak ada teman-teman maupun keluarga yang tidak mendukung pemerintah,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Singkat kata, ia menyebut tuduhan itu hoaks dan fitnah belaka.

Yang menarik, Hendropriyono juga menyinggung soal isu yang mengaitkan orang-orang dekat atau kerabatnya dengan gerakan tertentu. Menurutnya, hubungan keluarga tidak bisa langsung disamakan dengan kesamaan pandangan politik, dan itu wajar.

Portal Kabar  Penangkapan Sembilan Pemeras Berkedok Wartawan di Polda Metro Jaya

“Anak, menantu, saudara, besan, maupun kerabat dapat saja memiliki pandangan politik yang berbeda. Hubungan darah tidak dapat dijadikan bukti adanya hubungan politik,” jelasnya.

Jadi kalau ada anggota keluarganya yang kebetulan berbeda sikap politik, itu urusan masing-masing, bukan berarti Hendropriyono ada di baliknya.

Hendropriyono tidak menolak adanya kritik terhadap pemerintah. Tapi ia mengingatkan, menyampaikan pendapat harus tetap dalam jalur yang benar konstitusional, damai, dan beradab. Segala upaya yang mengancam keutuhan negara, tegasnya, tidak boleh diberi ruang.

Sebagai jenderal yang sudah puluhan tahun mengabdi untuk negara dan baru-baru ini menerima Bintang RI dari Presiden Prabowo, ia mengaku prinsip menjaga keutuhan NKRI tidak pernah goyah.

Portal Kabar  Mengenal Pejabat Baru Badan Gizi Nasional: Lima Purnawirawan Militer dalam Jajaran

“Sejak dulu, prinsip kami sama, menjaga keutuhan Republik Indonesia yang Pancasilais, UUD 1945, dan stabilitas nasional,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Hendropriyono menitipkan pesan yang relevan banget di era media sosial sekarang, jangan mudah percaya dan jangan asal sebar informasi tanpa cek fakta dulu.

“Saya mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap hoaks, apalagi simulakra. Selalu periksa fakta sebelum menyebarkan informasi, jangan main forward aja,” pungkasnya.


MA

Berita Lainnya

Golkar Kabupaten Bekasi Gelar Pleno, Siap Gelar Musda Tentukan Ketua Baru

portal kabar –…

KPK Tahan Empat Tersangka Korupsi Iklan Bank BJB Rp222 Miliar, Eks Dirut Yuddy Renaldi Mangkir dengan Alasan Sakit

portal kabar –…