portal kabar – Kabar mengenai dugaan hengkangnya anggota DPRD Kabupaten Bekasi Rudi Rafli dari Partai Golkar ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan publik dan internal partai. Isu ini mencuat di tengah situasi politik internal Golkar Kabupaten Bekasi yang sedang memanas menjelang Musyawarah Daerah (Musda).
Munculnya spekulasi ini tidak bisa dilepaskan dari konteks dinamika politik yang lebih luas. Di tengah berbagai sinyal pergerakan kader menjelang Musda, mulai dari pertemuan sejumlah tokoh senior partai hingga isu munculnya kandidat alternatif. Isu kepindahan kader ke partai lain tentu menjadi sorotan tersendiri, mengingat hal tersebut dapat memengaruhi konstelasi kekuatan politik internal partai berlambang beringin tersebut.
Saat dikonfirmasi terkait isu tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi mengaku tidak mengetahui perihal kabar tersebut, sebuah respons yang justru menambah ketidakjelasan informasi yang berkembang di publik.
Politisi senior Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Muhtada Sobirin, kemudian memberikan klarifikasi awal dengan menegaskan bahwa Rudi Rafli, yang akrab disapa RR, masih berada di Partai Golkar dan tetap mengabdi bersama partai.
Klarifikasi paling tegas datang dari Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, H. Akhmad Marjuki, yang secara langsung membantah kabar tersebut. Menurutnya, isu ini muncul akibat kekeliruan identifikasi, yang sesungguhnya bergabung dengan PSI adalah kakak Rudi Rafli yang bernama Ridho, bukan Rudi Rafli sendiri.
“Dewan Rafli tetap di Golkar. Yang di PSI adalah kakaknya, namanya Ridho. Kalau foto itu hanya ikut bapaknya yang sedang menghadap ke Pak Jokowi, tapi dia tetap di Golkar, bahkan ada kemungkinan masuk menjadi kandidat di jajaran pengurus Golkar Jabar,” tegas H. Marjuki.
Pernyataan ini sekaligus mengandung sinyal politik tersendiri bahwa Rudi Rafli tidak hanya tetap berada di internal Golkar, namun justru memiliki peluang untuk naik level ke jajaran pengurus tingkat provinsi, yang berarti posisi politiknya di partai justru semakin menguat, bukan melemah.
Senada dengan penegasan tersebut, H. Codri turut memastikan bahwa anaknya tetap setia bersama Partai Golkar tanpa ada rencana berpindah haluan politik.
Tidak hanya klarifikasi dari jajaran elit partai, Rudi Rafli sendiri akhirnya angkat bicara untuk meluruskan polemik yang menerpa namanya. Ia menegaskan bahwa dirinya masih berada di Partai Golkar dan tidak pernah berpindah haluan ke PSI seperti yang diisukan.
Terkait foto yang sempat viral dan menjadi sumber kesalahpahaman, Rudi Rafli menjelaskan bahwa kehadirannya dalam momen tersebut sebatas menemani sang ayah dalam urusan bisnis keluarga, bukan dalam kapasitas politik atau kegiatan partai.
Klarifikasi langsung dari Rudi Rafli ini semakin menguatkan bantahan sekaligus menutup ruang spekulasi yang berkembang di publik terkait status keanggotaannya di partai berlambang beringin tersebut.
bram ananthaku








