Dedy Supriyadi dan Henri Lincoln: Kolaborasi untuk Infrastruktur Bekasi yang Lebih Baik

portal kabar – Pj. Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, bersama Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, melakukan peninjauan langsung terhadap perbaikan dua ruas jalan di Jl. Raya Paparean, Cikarang Pusat, pada Senin (14/10).

Pekerjaan pada ruas jalan ini merupakan bagian dari paket perbaikan Jl. Kalimalang Paket 4, yang diprediksi akan selesai pada bulan November 2024.

Dedy menjelaskan bahwa revitalisasi sepanjang 300 meter ini sedang dalam tahap pembangunan bored pile atau tiang pancang, yang akan diikuti dengan pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan pelebaran jalan.

“Dalam proses pembangunan ini, kami menggunakan bored pile dan TPT. Pekerjaan tidak langsung dibeton, mengingat ruas jalan tersebut dilalui berbagai kendaraan berat, sehingga mungkin akan ada pengerasan di kemudian hari,” tuturnya.

Portal Kabar  Aturan LP2B: Kunci untuk Membangun Infrastruktur Pertanian di Bekasi

Dengan adanya penyelesaian dua ruas jalan hingga batas Kabupaten Karawang, diharapkan akses mobilitas masyarakat sekitar akan semakin lancar.

“Saya optimis bahwa pada bulan November, meskipun ada beberapa tantangan, kami bisa menyelesaikannya sehingga ruas jalan ini dapat segera digunakan oleh masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menginformasikan bahwa sejumlah bangunan ilegal yang menghalangi sepanjang jalur perbaikan telah dibongkar, sehingga jalan dapat segera berfungsi optimal.

Selanjutnya, Pj. Bupati Bekasi dan tim Dinas SDABMBK melanjutkan peninjauan ke Jalan Cipayung Cilampayan, Cikarang Timur, untuk melihat pembangunan jalan dan dinding penahan tanah yang terdampak longsor.

Dedy menjelaskan bahwa akan dibangun bore pile atau pondasi tiang yang akan dipasang setelah proses pengeboran tanah, serta TPT.

Portal Kabar  Menggugah Kesadaran Pemilih Muda: Sosialisasi Pilkada di Yayasan Pendidikan Roudhatul Muhibbin

Ia melaporkan terdapat dua titik longsor, masing-masing sepanjang 200 meter dan 175 meter, yang disebabkan oleh derasnya arus air Kali Cibeet yang tidak dapat ditahan oleh dinding tanah.

“Saat ini, kami sedang melakukan pembangunan bore pile dan TPT untuk menangani dua titik longsor tersebut, dan kami targetkan akan selesai pada akhir Desember ini,” tutupnya.

pram

Berita Lainnya

DPRD Bekasi Bantah Sengaja Perlambat Pembahasan KUA-PPAS 2027

portal kabar –…

KUA-PPAS APBD Bekasi 2027 Mandek, Diduga Jadi Ajang Tarik Kepentingan Elite

portal kabar –…