portal kabar – Polda Metro Jaya berhasil menangkap dua dari tiga pelaku pembegalan bersenjata tajam yang menimpa seorang pria berinisial BE (55) di kawasan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Kedua pelaku, M Ridwan Ripaldi dan M Maulana, ditangkap di dua lokasi berbeda di wilayah Tarumajaya pada Rabu (19/8).
Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Resa Fiardy Marasabessy, membenarkan penangkapan tersebut saat dihubungi pada Sabtu (22/8). “Benar, dua dari tiga pelaku sudah diamankan,” ujarnya. Kedua tersangka kini menjalani pemeriksaan intensif di Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Kanit Perwira Unit (Panit) 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Iskandar Zulkarnaen, menjelaskan bahwa aksi begal terjadi pada Rabu (5/8) sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Raya Kampung Pasar Bojong Lama, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Saat itu, korban tengah dalam perjalanan dari rumah menuju tempat kerjanya di kawasan Cilincing, Jakarta Utara. Di tengah perjalanan, tiga pria yang berboncengan satu sepeda motor mulai membuntuti korban. Salah satu pelaku menendang korban dari belakang hingga korban nyaris terjatuh.
Korban sempat berusaha melarikan diri dengan memacu kendaraannya, namun para pelaku terus mengejar dan kembali menendang motor korban hingga akhirnya korban terjatuh ke jalan. Dalam kondisi tak berdaya, korban dibacok berkali-kali menggunakan celurit oleh para pelaku, mengakibatkan luka serius di lengan kanan, lengan kiri, dan punggung.
Usai melukai korban, para pelaku kabur dengan membawa sepeda motor Honda PCX bernomor polisi B-4503-KOE milik korban. Tak hanya itu, mereka juga menggasak STNK asli, KTP korban, serta uang tunai senilai Rp 2 juta yang tersimpan di tas pinggang korban.
Beruntung, korban segera mendapat pertolongan dari saksi di lokasi kejadian dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Hospital Tarumajaya guna mendapatkan perawatan medis.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih memburu satu pelaku lain yang terlibat dalam aksi begal tersebut. Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dikabarkan terus mendalami kasus ini guna mengungkap motif serta jaringan pelaku secara menyeluruh.
pep








