portal kabar – KPK mengungkap anggota DPRD Kabupaten Bekasi Iin Farihin intens berkomunikasi dengan tersangka HM Kunang, ayah Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.
“Betul (intens). Itu ada komunikasi-komunikasi yang kemudian juga kami capture yang tentunya dalam proses pemeriksaan akan diklarifikasi, akan didalami,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Rabu (14/1/2026).
Komunikasi intens terjadi karena Iin diduga memiliki keterikatan dengan vendor-vendor yang akan menggarap proyek di Kabupaten Bekasi. KPK menduga ada aliran dana yang diperoleh Iin.
“Diduga Iin ini juga terafiliasi dengan beberapa vendor, beberapa penyedia barang dan jasa yang juga mengerjakan sejumlah proyek di Bekasi. Termasuk nanti terkait dengan aliran-aliran uangnya,” jelas Budi.
Iin diperiksa Selasa (13/1) terkait peran HM Kunang dalam pengelolaan pemerintahan Pemkab Bekasi.
Sebelumnya, KPK memeriksa anggota DPRD Bekasi Nyumarno (PDIP) yang dianggap menerima Rp600 juta secara bertahap dari tersangka Sarjan.
KPK juga menginterogasi Aria Dwi Nugraha (Gerindra) terkait dugaan aliran uang serupa.
Kasus bermula dari praktik ijon proyek senilai Rp9,5 miliar oleh Ade Kuswara dan ayahnya kepada pengusaha Sarjan untuk proyek yang belum ada anggarannya. Total aliran dana kasus ini mencapai Rp14,2 miliar.
pram
