70 Usulan Pemekaran Daerah Menumpuk, Kemendagri: Masih Terganjal Moratorium

portal kabar – Ratusan usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) telah masuk ke pemerintah pusat, namun semuanya masih tertahan oleh kebijakan moratorium yang belum dicabut. Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Cheka Virgowansyah mengungkapkan setidaknya 370 usulan pemekaran mulai dari kabupaten hingga provinsi sudah diterima pemerintah.

“Yang sudah masuk itu cukup banyak, ada 370-an daerah, tapi itu kan semacam usulan,” kata Cheka di Makassar, Minggu (22/2/2026).

Meski ratusan usulan telah masuk, Cheka menegaskan seluruhnya belum dapat diproses karena kebijakan moratorium pemekaran daerah masih berlaku. Ia meminta semua pihak bersabar mengikuti mekanisme yang ada.

“Kebijakannya masih berproses, kita tunggu saja. Karena memang ada mekanisme yang harus diikuti. Masih ada kebijakan moratorium yang juga kita sedang jalani,” ungkapnya.

Portal Kabar  Menjaga Investasi: Respons Kemendagri terhadap Ormas yang Mengganggu

Hal yang sama berlaku untuk dua usulan yang tengah mendapat perhatian publik, yakni pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya. Desakan dari masyarakat Luwu bahkan sempat berujung pada aksi demonstrasi yang ricuh hingga memblokir jalan Trans Sulawesi, namun secara regulasi, kedua usulan itu tetap belum bisa diproses selama moratorium masih aktif.

Data sedikit berbeda disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dalam rapat kerja bersama Komite I DPD RI, Desember 2025 lalu. Bima menyebut pihaknya menerima 337 usulan DOB dengan rincian sebagai berikut: 42 usulan pembentukan provinsi baru,ย 248 usulan pembentukan kabupaten baru, 36 usulan pembentukan kota baru, 6 usulan daerah istimewa, dan 5 usulan otonomi khusus

Portal Kabar  Kemendagri Tegaskan Batas Tugas Ormas dan Aparat Penegak Hukum

Bima mengakui tekanan untuk membuka keran pemekaran semakin besar. “Banyak sekali usulan yang juga meminta agar moratorium DOB dihentikan, karena cukup banyak permintaan,” ujarnya.

Meski ada wacana pencabutan moratorium, Bima menegaskan hal itu tidak berarti semua usulan otomatis disetujui. Jika moratorium dicabut, pembentukan daerah baru akan dilakukan secara terbatas dan hanya untuk kepentingan yang bersifat strategis nasional.

Artinya, dari ratusan usulan yang masuk, hanya sebagian kecil yang berpeluang direalisasikan bergantung pada seberapa kuat argumen kepentingan nasional yang melatarbelakanginya.


pram

Berita Lainnya

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

portal kabar –…

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Mantan Pejabat Bekasi, Kasus Suap Makin Melebar

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Mantan Pejabat Bekasi, Kasus Suap Makin Melebar

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

Rebutan Kursi Ketua Golkar Bekasi: Antara Ambisi, Loyalitas, dan Kalkulasi Politik

Rebutan Kursi Ketua Golkar Bekasi: Antara Ambisi, Loyalitas, dan Kalkulasi Politik

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu dan 15 Orang Lainnya Diamankan

KPK Gelar OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu dan 15 Orang Lainnya Diamankan

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

KPK Periksa Kadis Bekasi dan Sita Uang Terkait Suap Proyek Rp11,4 Miliar

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan

Golkar Jabar Kehilangan Nahkoda: Ace Hasan Pilih Lengser di Puncak Kejayaan