Krisis Keuangan di Bekasi: Gaji Pegawai Tertunda Sementara Proyek Besar Berjalan

portal kabar –ย  Krisis keuangan yang serius di pemerintahan Kabupaten Bekasi di mana pengeluaran telah jauh melebihi pendapatan di awal tahun 2025 memunculkan kekhawatiran. Hal ini diperparah dengan tidak dibayarkannya gaji pegawaiย  PPPK dan tambahan penghasilan mereka. Di tengah situasi ini, proyek-proyek besar senilai ratusan miliar rupiah telah dimulai.

LSM Kompi, melalui ketuanya Ergat Bustomy Ali, memaparkan kecurigaannya terhadap kebijakan Dedy Supriyadi kala menjabat sebagai Penjabat Bupati. Menurutnya, ini adalah kali pertama dalam puluhan tahun bahwa proyek besar dilaksanakan di awal tahun, bertepatan dengan pelantikan bupati baru, Ade Kuswara Kunang.

“Ini pertama kalinya proyek besar dilakukan di bulan Maret. Kami mencurigai ini dipercepat untuk tujuan tertentu, karena dampaknya sangat besar,” ujar Ergat dengan nada serius. Menurutnya, pelaksanaan proyek yang tidak biasa ini dapat membahayakan stabilitas keuangan daerah.

Portal Kabar  Tengkorak Manusia Ditemukan di Bekasi, Teridentifikasi Sebagai Korban Hilang

Pendapatan daerah dari pajak dan sumber lainnya terpantau masih sangat minim, sehingga tidak mencukupi untuk menanggung beban biaya proyek besar tersebut. Gaji pegawai dan tambahan penghasilan mereka terpaksa dialihkan untuk membiayai proyek-proyek ini.

“Akibatnya, gaji pegawai dan tambahan penghasilan belum dibayarkan. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terpaksa menunda kegiatan, karena kas daerah semakin menipis,” lanjut Ergat.

Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Bekasi yang enggan disebutkan namanya meluapkan rasa frustrasinya. Dia menegaskan bahwa selama bertahun-tahun bekerja, baru tahun ini proyek besar digarap di awal tahun. “Proyek besar biasanya dilakukan di pertengahan tahun, sesuai dengan kondisi kas daerah. Sekarang, tiba-tiba tender dan pelaksanaan proyek semua terjadi di bulan Maret,” katanya ragu.

Portal Kabar  Kabar Baik! Pekerja di Bekasi Dapat Libur untuk Suara di Pilkada 2024

Situasi ini memunculkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat. Sementara proyek-proyek besar berjalan, nasib pegawai yang setia bekerja justru berada dalam ketidakpastian. Kecemasan ini tidak hanya melanda ASN, tetapi juga masyarakat Kabupaten Bekasi yang bergantung pada stabilitas keuangan daerah untuk berbagai layanan publik.

pram

Berita Lainnya

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

portal kabar –…

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Mantan Pejabat Bekasi, Kasus Suap Makin Melebar

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Mantan Pejabat Bekasi, Kasus Suap Makin Melebar

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut