Tata Kelola Perumda Tirta Bhagasasi Kembali Disorot: Rapat Proyek Diduga Luput dari Pengawasan Kuasa Pemilik Modal

portal kabar – Persoalan tata kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi kembali menjadi perhatian publik. Rentetan permasalahan yang meliputi kualitas pelayanan yang belum memadai, lemahnya fungsi pengawasan oleh dewan pengawas, dugaan penyimpangan atas dana penyertaan modal yang tidak terealisasi, hingga praktik pemasangan sambungan air berlangganan tanpa meteran resmi yang telah berlangsung bertahun-tahun, semuanya masih belum menemukan penyelesaian yang konkret.

Dalam perkembangan terkini, sumber internal yang dapat dipercaya mengungkapkan kepada redaksi bahwa telah diselenggarakan rapat internal Perumda Tirta Bhagasasi pada Kamis, pekan ketiga April 2026, bertempat di Hotel Sahid Lippo Cikarang. “Rapat tersebut membahas sejumlah rencana proyek investasi berskala besar dengan total nilai yang besar pula,” ujar narasumber internal kami, Rabu (22/04/2026).

Portal Kabar  Mendikti Baru: Tantangan dan Harapan di Balik Pengangkatan Brian Yuliarto

Adapun agenda pembahasan dalam rapat dimaksud meliputi empat rencana proyek strategis, yakni: pertama, investasi pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 600 liter per detik di kawasan MM2100 senilai Rp800 miliar; kedua, pemenuhan permintaan kebutuhan air kawasan Lippo yang mencapai lebih dari 2.000 liter per detik dengan estimasi nilai investasi melampaui Rp2 triliun; ketiga, pemasangan Jaringan Distribusi Utama (JDU) dari Water Treatment Plant (WTP) Moya ke kawasan Lippo senilai Rp200 miliar sebagai proyek pembuka; serta keempat, pemasangan IPA JDU di kawasan Kawasan Industri Terpadu Indonesia-China (KITIC) senilai Rp100 miliar.

Yang menjadi perhatian serius dalam konteks tata kelola perusahaan daerah adalah dugaan bahwa terkhusus rencana proyek keempat pemasangan IPA JDU di kawasan KITIC tidak diketahui oleh Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Apabila dugaan ini terbukti, hal tersebut mengindikasikan adanya pelanggaran prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan perusahaan daerah yang seharusnya berada di bawah pengawasan dan kendali penuh pemerintah daerah selaku pemegang kewenangan tertinggi.

Portal Kabar  Inovasi Transportasi di Bekasi: Peran BPTJ dalam Biskita Trans Wibawa Mukti

Polemik ini mencuat di tengah laporan hukum yang sedang berjalan. Pada Senin, 20 April 2026, dua lembaga swadaya masyarakat, LSM Merah Putih dan Brigez Indonesia Kabupaten Bekasi secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana pencucian uang kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi. Laporan tersebut berkaitan dengan dana penyertaan modal pemerintah daerah yang diduga terparkir di rekening Bank Jabar Banten Syariah (BJB Syariah) sejak tahun 2024 hingga saat ini tanpa realisasi program yang jelas.

Rangkaian permasalahan ini secara keseluruhan menggambarkan kondisi tata kelola perusahaan daerah yang memerlukan evaluasi menyeluruh dan intervensi kelembagaan yang serius. Prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang meliputi transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran semestinya menjadi landasan operasional Perumda Tirta Bhagasasi sebagai entitas publik yang bertanggung jawab atas pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Bekasi.

Portal Kabar  Salip Saepuloh Dukung Ahmad Taminudin: Kesadaran Pemberantasan Obat Terlarang

Publik kini menantikan respons resmi dari pihak Perumda Tirta Bhagasasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi, maupun Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dalam menindaklanjuti serangkaian permasalahan yang telah menjadi sorotan luas ini.


bram ananthaku

Berita Lainnya

Sarjan Blak-Blakan di Persidangan: “Saya Anak Buah Yayat, Bukan Kartel”

portal kabar –…

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

Tata Kelola Perumda Tirta Bhagasasi Kembali Disorot: Rapat Proyek Diduga Luput dari Pengawasan Kuasa Pemilik Modal

Tata Kelola Perumda Tirta Bhagasasi Kembali Disorot: Rapat Proyek Diduga Luput dari Pengawasan Kuasa Pemilik Modal

Sarjan Blak-Blakan di Persidangan: “Saya Anak Buah Yayat, Bukan Kartel”

Sarjan Blak-Blakan di Persidangan: “Saya Anak Buah Yayat, Bukan Kartel”

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

25% Korupsi yang Ditangani KPK Berasal dari Pengadaan Barang dan Jasa, Bekasi Jadi Contoh Nyata

25% Korupsi yang Ditangani KPK Berasal dari Pengadaan Barang dan Jasa, Bekasi Jadi Contoh Nyata

Tirta Bhagasasi Dilaporkan: Dugaan Pencucian Uang dari Modal Pemkab Bekasi

Tirta Bhagasasi Dilaporkan: Dugaan Pencucian Uang dari Modal Pemkab Bekasi

Internal Golkar Bekasi Panas: Pengurus Bantah Ada Faksi Baru

Internal Golkar Bekasi Panas: Pengurus Bantah Ada Faksi Baru

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan