Terima Rp 9,5 M tapi Ngaku “Belum Hafal”, Ade Kuswara: Saya Baru 9 Bulan Jadi Bupati

portal kabar – Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang punya jawaban mengejutkan saat angkat bicara soal kasus suap Rp 9,5 miliar yang menjeratnya: belum hafal.

“Saya ini baru menjabat 9 bulan. Jadi 9 bulan ini saya juga belum hafal benar terkait masalah bagaimana, terkait masalah pemerintah ini, proses anggarannya, proses pembangunannya,” kata Ade di Gedung KPK, Kamis (29/1/2026).

Ade bahkan mengklaim namanya dimanfaatkan orang lain. Katanya, belum ada rencana proyek yang dieksekusi selama 9 bulan menjabat.

“Ya mungkin kalau dimanfaatkan ada ya yang jual-jual nama saya. Tapi kita juga belum ada rencana-rencana, hal-hal yang seperti itu,” ujarnya.

Dijebak? “Nggak juga, mungkin orang-orang di luar sana aja.”

Portal Kabar  Viral Dugaan Penganiayaan oleh Anggota DPRD Bekasi, Aktivis Soroti Lambatnya Penanganan Polisi

Pembelaan Ade Kuswara bertabrakan dengan fakta KPK: ia dan ayahnya HM Kunang menerima uang ijon Rp 9,5 miliar dari pengusaha Sarjan untuk proyek 2026.

“Total ijon yang diberikan SRJ kepada ADK dan HMK mencapai Rp 9,5 miliar. Pemberian uang dilakukan dalam 4 kali penyerahan melalui para perantara,” kata Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu.

Jadi, “belum hafal” tapi sudah terima Rp 9,5 miliar dalam 4 kali pemberian? “Dijual nama” tapi uang masuk lewat perantara terstruktur?

Logikanya di mana?


pram

Berita Lainnya

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

Kapolda NTT mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Direktur Reserse Narkoba Polda NTT Kombes ATB menyusul dugaan penyalahgunaan kewenangan dan pemerasan terhadap dua tersangka. Enam penyidik pembantu ikut dinonaktifkan; pemeriksaan intensif…

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan di bulan Ramadan 1447 H, kali ini menyasar Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman beserta 26 orang lainnya. Ini menjadi OTT kesembilan KPK sepanjang 2026…

Kabarkan Peristiwa

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

Pekan Keselamatan Pasien, Kadinkes Bekasi dr. Arif Kurnia Ajak Semua Pihak Bangun Budaya Aman dalam Layanan Kesehatan

Pekan Keselamatan Pasien, Kadinkes Bekasi dr. Arif Kurnia Ajak Semua Pihak Bangun Budaya Aman dalam Layanan Kesehatan

Empat Perampok Beraksi Dini Hari di SPBU Babelan, Sekap 5 Karyawan dan Bawa Kabur Brankas Rp130 Juta

Empat Perampok Beraksi Dini Hari di SPBU Babelan, Sekap 5 Karyawan dan Bawa Kabur Brankas Rp130 Juta

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Kementan, Kerugian Negara Rp5,94 Miliar

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Kementan, Kerugian Negara Rp5,94 Miliar

Buka Ruang Dialektika, H. Zaenal Ajak Tokoh Masyarakat Bersinergi Jaga Kondusifitas Bekasi

Buka Ruang Dialektika, H. Zaenal Ajak Tokoh Masyarakat Bersinergi Jaga Kondusifitas Bekasi