Kekacauan Pemilihan DPD RI: Sultan Najamudin Terpilih, Tapi Siapa yang Sebenarnya Mendukungnya?

portal kabar – Anggota DPD RI Sultan B Najamudin terpilih menjadi Ketua DPD RI periode 2024-2029, meskipun proses pemilihannya dipenuhi dengan kekurangan dan masalah. Dalam Sidang Paripurna yang berlangsung di Gedung Nusantara V, Jakarta, ia hanya meraih 95 suara, mengalahkan La Nyalla Mattalitti yang mendapat 56 suara. Ini jelas menunjukkan bahwa tidak ada dukungan yang kuat untuknya.

Meskipun Wakil Ketua sementara DPD RI Larasati Moriska mengumumkan bahwa Sultan Najamudin ditetapkan sebagai calon pimpinan terpilih, situasi dalam sidang pemilihan ini sangat mencolok. Dari 151 anggota DPD yang hadir, hanya 150 suara yang valid dalam kotak suara, menimbulkan keanehan yang patut dipertanyakan.

Peserta sidang yang meminta untuk melanjutkan penghitungan suara hanya menunjukkan betapa tidak teraturnya jalannya pemilihan ini. Mekanisme pemilihan yang menggunakan sistem paket juga tampak cacat, dengan Sultan terpilih bersama tiga Wakil Ketua yang mungkin tidak memiliki visi yang jelas.

Portal Kabar  Skandal Perdagangan RAB Proyek PDAM: Direktur Perumda Tirta Bhagasasi Diduga Libatkan Oknum Dekat Penguasa Bekasi

Sultan yang terpilih kini harus mengemban tugas sebagai pimpinan senator, namun dengan banyaknya interupsi dan perdebatan yang terjadi, tidak ada jaminan bahwa ia dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Visi dan misi yang disampaikan Sultan juga tidak meyakinkan, dan alasan untuk mengharapkan kebaruan dan inklusivitas tampak sangat lemah.

Awal persidangan yang penuh interupsi dan diskors oleh Ketua Sementara DPD RI Ismeth Abdullah menunjukkan betapa tidak solidnya posisi pimpinan yang baru ini. Dengan latar belakang yang kurang meyakinkan, masa depan kepemimpinan Sultan Najamudin di DPD RI sangat diragukan.

pram

Berita Lainnya

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

portal kabar –…

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Berkas Rampung, Bupati Bekasi Nonaktif dan Ayahnya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Pelatihan Manajemen Air Minum Tirta Bhagasasi Berbau Polemik: Biaya Janggal hingga Dugaan Intervensi Satu Direktur

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Rumahnya Digeledah KPK, Ono Surono Tegaskan Tidak Ada Aliran Dana ke Dirinya maupun PDIP

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Bau Tak Sedap di Perumda Tirta Bhagasasi: Dana Rp72 Miliar Mengendap, Proyek Diduga Dijadikan Ijon

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

Lugas Muhtada Sobirin, Bicara Tentang Kandidat Terkuat Ketua Golkar Bekasi

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Mantan Pejabat Bekasi, Kasus Suap Makin Melebar

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Mantan Pejabat Bekasi, Kasus Suap Makin Melebar

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

Polisi Aktif Diduga Terima Rp16 Miliar dari Proyek di Bekasi, KPK Buka Penyelidikan Lebih Lanjut

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai

DPR Siapkan Revisi UU ASN, Pusat Bakal Punya Kuasa Lebih dalam Mutasi Pegawai