Sinergi Internasional: 18 Negara Bahas Limbah B3 di Bekasi

portal kabar – Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi tuan rumah lokakarya menarik yang bertajuk “Bahaya Limbah dan Darurat Bahan Kimia” atau Workshop on Hazardous Wastes and Chemical Emergencies, yang diikuti oleh perwakilan dari 18 negara di kawasan Asia.

Achmad Gunawan Widjaksono, Direktur Pengelolaan Limbah B3 dan Non B3 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, menyampaikan bahwa hasil diskusi dalam lokakarya ini diharapkan dapat mendorong sinkronisasi prosedur di perusahaan-perusahaan.

“Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah kebijakan yang tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang berpotensi membuang limbah B3 secara sembarangan,” ujarnya di Cikarang, Senin.

Ia menjelaskan bahwa limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) merupakan senyawa kimia yang dapat menimbulkan masalah serius bagi perusahaan dan pekerja. Oleh karena itu, pengelola kawasan industri perlu lebih berhati-hati dalam manajemen darurat, serta menerapkan praktik baik untuk menjaga keberlangsungan perusahaan dan menyusun rencana kondisi darurat jika diperlukan.

Portal Kabar  Jadi Bisnis Menggiurkan, Pengelolaan Parkir Liar Capai Milyaran per Tahunnya

“Perusahaan yang membuang limbah sembarangan akan menghadapi sanksi hukum, terutama bagi limbah B3 yang berpotensi membahayakan perusahaan maupun pekerja. Diskusi ini diharapkan dapat melahirkan visi dan misi yang terbaik bagi pemerintah daerah dalam menerapkan kebijakan,” tambahnya.

Penjabat Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, menekankan perlunya perhatian serius dalam penanganan tanggap darurat pengelolaan limbah B3, seiring dengan pesatnya perkembangan industri dan teknologi yang meningkatkan risiko limbah berbahaya.

“Workshop ini diadakan sebagai upaya untuk memperkuat kapasitas kita dalam mencegah dan mengatasi dampak limbah B3 di berbagai perusahaan,” ungkapnya.

Dedy juga berharap pertemuan ini tidak hanya meningkatkan sinergi antar unsur dan negara, tetapi juga memperkuat kapasitas pengelola kawasan industri di Kabupaten Bekasi dalam menghadapi dampak negatif dari bahan kimia berbahaya dan limbah B3.

Portal Kabar  Empat Perampok Beraksi Dini Hari di SPBU Babelan, Sekap 5 Karyawan dan Bawa Kabur Brankas Rp130 Juta

“Saya berharap melalui pelatihan, simulasi, dan diskusi tanggap darurat ini, kita dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam menghadapi potensi insiden akibat limbah B3. Jika terjadi keadaan darurat, kita harus mampu memberikan respons yang cepat, tepat, dan efektif guna meminimalkan dampak negatif,” tuturnya.

Kegiatan lokakarya ini merupakan inisiatif dari Basel, Rotterdam and Stockholm Secretariat (BRS Secretariat) di bawah Unit Gabungan Lingkungan Hidup/Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (OCHA), yang juga dikenal sebagai Unit Gabungan UNEP/OCHA (JEU).

Francesca Cenni, perwakilan dari Basel, Rotterdam, and Stockholm Convention Secretariat, mengakui tantangan dalam mengelola limbah B3 di negara dengan industri terbesar. Namun, melalui lokakarya ini, mereka berupaya memberikan edukasi mengenai penanganan limbah yang dapat membahayakan lingkungan.

Portal Kabar  Kampanye Pilkada 2024: Ujaran Seksis dan Kekerasan Gender Menghantui Pemilu Kita

Ia juga menyoroti bahwa kegiatan ini adalah bentuk perhatian khusus dari badan otoritas dunia PBB mengenai mekanisme tanggap darurat untuk mencegah pembuangan limbah industri dan kasus darurat lainnya.

“Workshop ini bertujuan untuk berbagi pengetahuan tentang situasi darurat di perusahaan industri dan melibatkan pengelola perusahaan dalam memahami tanggap darurat guna mencegah pembuangan limbah industri,” pungkasnya.

pram

Berita Lainnya

Kekosongan Jabatan di OPD Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD Desak Plt. Bupati Segera Ambil Sikap

portal kabar –…

Tata Kelola Perumda Tirta Bhagasasi Kembali Disorot: Rapat Proyek Diduga Luput dari Pengawasan Kuasa Pemilik Modal

portal kabar –…

Kabarkan Peristiwa

Kekosongan Jabatan di OPD Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD Desak Plt. Bupati Segera Ambil Sikap

Kekosongan Jabatan di OPD Kabupaten Bekasi Jadi Sorotan, DPRD Desak Plt. Bupati Segera Ambil Sikap

Tata Kelola Perumda Tirta Bhagasasi Kembali Disorot: Rapat Proyek Diduga Luput dari Pengawasan Kuasa Pemilik Modal

Tata Kelola Perumda Tirta Bhagasasi Kembali Disorot: Rapat Proyek Diduga Luput dari Pengawasan Kuasa Pemilik Modal

Sarjan Blak-Blakan di Persidangan: “Saya Anak Buah Yayat, Bukan Kartel”

Sarjan Blak-Blakan di Persidangan: “Saya Anak Buah Yayat, Bukan Kartel”

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

Semangat Hari Kartini, Ani Rukmini Ajak Perempuan Bekasi Berkontribusi untuk Bangsa

25% Korupsi yang Ditangani KPK Berasal dari Pengadaan Barang dan Jasa, Bekasi Jadi Contoh Nyata

25% Korupsi yang Ditangani KPK Berasal dari Pengadaan Barang dan Jasa, Bekasi Jadi Contoh Nyata

Tirta Bhagasasi Dilaporkan: Dugaan Pencucian Uang dari Modal Pemkab Bekasi

Tirta Bhagasasi Dilaporkan: Dugaan Pencucian Uang dari Modal Pemkab Bekasi

Internal Golkar Bekasi Panas: Pengurus Bantah Ada Faksi Baru

Internal Golkar Bekasi Panas: Pengurus Bantah Ada Faksi Baru

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Jelang Musda, Kader Golkar Bekasi Kumpul di Jahudi Centre: Silaturahmi Biasa atau Sinyal Pergerakan?

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup

Tirta Bhagasasi: Ketika Jabatan Berlipat, Pengawasan Meredup