Aliansi Ormas Bekasi menggelar momen buka bersama yang sarat makna di Resto Warna-Warni, Tambun Selatan, sebuah forum silaturahmi sekaligus dialektika terbuka yang dihadiri para tokoh lintas elemen masyarakat Kabupaten Bekasi.
portal kabar – Suasana Resto Warna-Warni di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi saksi hangat pertemuan lintas tokoh pada Selasa (10/3/2026), ketika Aliansi Ormas Bekasi (AOB) menggelar acara buka bersama yang sekaligus menjadi forum dialektika terbuka. Kegiatan ini bukan sekadar ritual silaturahmi di bulan Ramadan, melainkan sebuah momentum untuk mempererat jalinan kebersamaan dan menyatukan langkah para pemangku kepentingan di Kabupaten Bekasi.
Acara yang dihadiri oleh para tokoh masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Bekasi tersebut berlangsung dengan penuh keakraban. Beragam latar belakang organisasi dan elemen masyarakat hadir dalam satu meja, sebuah pemandangan yang mencerminkan semangat persatuan yang menjadi ruh dari kegiatan ini.
“Hari ini adalah hari kebangkitan masyarakat Kabupaten Bekasi untuk selalu optimis memajukan Bekasi dengan menjaga wilayahnya masing-masing secara kondusif.” buka H. Zaenal Abidin, Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi (AOB)
Ketua Umum Aliansi Ormas Bekasi, H. Zaenal Abidin, membuka acara dengan menyampaikan pidato yang menyentuh semangat kebersamaan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh tokoh masyarakat yang hadir untuk senantiasa bersinergi dan bahu membahu dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Bekasi. Pesan yang ia sampaikan bukan hanya seruan retorika, melainkan ajakan konkret untuk turun tangan langsung ke tengah-tengah masyarakat.
Menurut H. Zaenal, forum seperti ini memiliki nilai strategis yang melampaui sekadar agenda rutin bulan Ramadan. Ia menegaskan bahwa pertemuan lintas ormas dan tokoh masyarakat adalah fondasi penting bagi terciptanya stabilitas sosial di daerah. “Sinergi antar elemen masyarakat adalah kunci. Tidak ada satu pun pihak yang bisa menjaga kondusifitas Bekasi sendirian,” ujarnya.
Forum dialektika terbuka yang digelar dalam rangkaian acara ini memberikan ruang kepada setiap tokoh yang hadir untuk menyuarakan pikiran, gagasan, maupun aspirasi terkait kondisi dan perkembangan wilayah Kabupaten Bekasi. Suasana diskusi berlangsung dinamis namun tetap dalam koridor kebersamaan, sebuah praktik demokrasi akar rumput yang patut diapresiasi.
H. Zaenal menyebut bahwa kondisi hari ini adalah “hari kebangkitan masyarakat Kabupaten Bekasi” sebuah frasa yang ia artikan sebagai tekad kolektif untuk memandang masa depan dengan penuh optimisme. Menurutnya, menjaga wilayah masing-masing agar tetap kondusif adalah kontribusi nyata yang dapat diberikan setiap tokoh kepada daerahnya, tanpa perlu menunggu instruksi dari atas.
Kegiatan buka bersama AOB ini merupakan agenda rutin yang terus mengakar sebagai tradisi silaturahmi positif di kalangan ormas dan tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi. Dengan spirit kebangkitan yang ditanamkan H. Zaenal Abidin, forum ini bukan sekadar momen berbuka puasa bersama, melainkan sebuah kontrak sosial kolektif untuk bersama-sama membangun dan menjaga Kabupaten Bekasi agar selalu bangkit, maju, dan sejahtera.
bram ananthaku






