Ketua PDIP Jabar Terima Uang dari Cukong Suap, Nominal Dirahasiakan KPK

portal kabar – Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono terbukti menerima aliran uang dari tersangka Sarjan dalam kasus suap ijon Bupati Bekasi. Namun KPK enggan menyebut jumlahnya.

“Ya, ini diduga diberikan oleh saudara SRJ yang juga sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo usai memeriksa Ono, Kamis (15/1/2026).

Budi menolak menyebutkan nominal yang diterima Ono, yang juga Wakil Ketua DPRD Jabar. Penyidik masih mendalami apakah ada penerimaan lain selain dari Sarjan.

“Untuk jumlah nanti kami akan update lagi karena memang ini masih akan terus didalami, apakah penerimaannya ini saja atau juga ada penerimaan-penerimaan lainnya,” ujar Budi.

Portal Kabar  Pemerintah Kabupaten Bekasi: Memastikan Akses Kesehatan bagi Semua Melalui JKN

KPK juga masih mencari tahu maksud dan tujuan pemberian uang dari Sarjan kepada Ono, termasuk apakah ada anggota DPRD lainnya yang turut menerima aliran dana.

Usai diperiksa, Ono membantah adanya aliran uang kepadanya dan ke PDIP. Namun KPK justru mengonfirmasi dugaan penerimaan tersebut.

Sebelumnya, anggota DPRD Bekasi Nyumarno (PDIP) terima Rp600 juta dari Sarjan. KPK belum dapat memastikan apakah ada aliran uang ke partai, karena pemeriksaan masih fokus pada penerima pribadi.

Tiga tersangka, Bupati Bekasi Ade Kuswara, ayahnya HM Kunang, dan pengusaha Sarjan dijerat UU Tipikor atas praktik ijon proyek Rp9,5 miliar yang diserahkan empat kali melalui perantara. Mereka ditahan sejak 20 Desember 2025.

Portal Kabar  Dapat Dukungan dari FKPPI, dr Asep Siap Menangkan Ade Kuswara Sebagai Bupati Bekasi

pram

Berita Lainnya

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

Kapolda NTT mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Direktur Reserse Narkoba Polda NTT Kombes ATB menyusul dugaan penyalahgunaan kewenangan dan pemerasan terhadap dua tersangka. Enam penyidik pembantu ikut dinonaktifkan; pemeriksaan intensif…

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan di bulan Ramadan 1447 H, kali ini menyasar Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman beserta 26 orang lainnya. Ini menjadi OTT kesembilan KPK sepanjang 2026…

Kabarkan Peristiwa

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

Diresnarkoba Polda NTT Kombes ATB Dinonaktifkan, Diduga Peras Dua Tersangka Rp375 Juta Bersama Enam Anggota

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

OTT KPK ke-9: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Ditangkap, 27 Orang Diamankan Terkait Dugaan Fee Proyek

Pekan Keselamatan Pasien, Kadinkes Bekasi dr. Arif Kurnia Ajak Semua Pihak Bangun Budaya Aman dalam Layanan Kesehatan

Pekan Keselamatan Pasien, Kadinkes Bekasi dr. Arif Kurnia Ajak Semua Pihak Bangun Budaya Aman dalam Layanan Kesehatan

Empat Perampok Beraksi Dini Hari di SPBU Babelan, Sekap 5 Karyawan dan Bawa Kabur Brankas Rp130 Juta

Empat Perampok Beraksi Dini Hari di SPBU Babelan, Sekap 5 Karyawan dan Bawa Kabur Brankas Rp130 Juta

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Kementan, Kerugian Negara Rp5,94 Miliar

Polda Metro Jaya Tangkap Dua Tersangka Korupsi Perjalanan Dinas Kementan, Kerugian Negara Rp5,94 Miliar

Buka Ruang Dialektika, H. Zaenal Ajak Tokoh Masyarakat Bersinergi Jaga Kondusifitas Bekasi

Buka Ruang Dialektika, H. Zaenal Ajak Tokoh Masyarakat Bersinergi Jaga Kondusifitas Bekasi