portal kabar – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Jawa Barat dinilai sebagai momentum krusial untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang beringin di Tanah Pasundan. Ketua Satkar Ulama Indonesia Provinsi Jawa Barat, M. Sahrul Fadli, menegaskan bahwa pemimpin yang lahir dari forum ini harus memiliki kematangan emosional, kedalaman intelektual, dan rekam jejak yang jelas.
“Jawa Barat terlalu besar untuk dipimpin oleh figur instan. Kita butuh sosok yang matang dan bernas,” ujarnya, Selasa (24/3/2026) dilansir dari Rmol Jabar.
Sahrul menekankan pentingnya kesinambungan kepemimpinan sosok baru tidak boleh memutus rantai keberhasilan pendahulu, melainkan harus memahami cetak biru organisasi dan melanjutkan program yang telah diletakkan sebelumnya.
Ia juga mendorong Golkar Jabar mengadopsi kaidah Al-Muhafadzatu ‘ala qadimi al-shalih wal akhdu bi al-jadidi al-ashlah, memelihara tradisi yang baik sekaligus berani berinovasi, termasuk memanfaatkan teknologi digital untuk merangkul pemilih milenial dan Gen-Z.
Sahrul mengingatkan, kemenangan Golkar di Jawa Barat mensyaratkan satu hal mutlak: soliditas yang paripurna. “Ketika keluar dari ruangan, kita harus dengan satu napas, satu irama, dan satu tujuan,” pungkasnya.
pram






